Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Usai Bertengkar Masalah Sepeda Motor, Pria ini Gantung Diri

Usai Bertengkar Masalah Sepeda Motor, Pria ini Gantung Diri
Korban saat ditemukan sudah tidak bernyawa.
Jum'at, 26 Oktober 2018 14:35 WIB
Penulis: Penry Nababan SH
LABUHANBATU - Warga Dusun IV, Desa Sidorukun, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu dikejutkan tewasnya FH (38) karena bunuh diri di rumah kontrakannya di Dusun IV Desa Sidorukun, Kamis (25/10/2018) sekira pukul 07.00. WIB.

Menurut keterangan Rina (36) istri korban, sebelum korban melakukan bunuh diri mereka sempat bertengkar mulut masalah sepeda motor yang menurut pengakuan korban bahwa sepeda motornya telah ditarik leasing, sedangkan menurut istri korban bahwa angsuran sepeda motor tersebut selalu dibayar.

Selanjutnya, Rina pergi mengantarkan anaknya ke sekolah dengan berjalan kaki, sedangkan korban tinggal di rumahnya sendirian.

 Saat istri korban pulang ke rumahnya, Rina melihat suaminya telah tergantung di dapur dengan menggunakan tali nilon.

Rina pun menjerit histeris dan meminta tolong sehingga tetangganya Supian dan Surosa langsung mendatangi rumah korban dan didapat Fauzi telah tergantung. Keduanya bergegas menurunkan korban yang masih tergantung, namun nyawa korban tak dapat tertolong lagi.

 Warga pun melaporkan ke pihak kepolisian dan gerak cepat personel Pos Polisi Pangkatan Rumah Horbo langsung meluncur ke TKP dan membawa jenazah korban ke Puskesmas Pangkatan untuk divisum.

 Warga Dusun II, Desa Sidoruku, AD (38) Jumat (26/10/2018) menerangkan, sepeda motor korban bukan ditarik oleh leasing, tetapi digadaikan korban ke rentenir DS (40) dengan meminjam uang Rp 600.000. Karena cicilan tidak dibayarkan, DS pun menyerahkan sepeda motor ke SW (60), dan sepengetahuannya sepeda motor tersebut ada bersama SW.

"Korban juga belakangan ini sudah mau menggunakan narkoba bersama dengan temannya bermarga Sitompul, dan belakangan ini mereka sering gabung sama," jelas AD.

Kapolsek Bilah Hilir AKP Eri Prasetyo ketika dihubungi melalu WhatsApp membenarkan adanya warga Dusun IV, Desa Sidorukun, Kecamatan Pangkatan yang meninggal dunia karena bunuh diri dengan cara gantung diri di dapur rumah kontrakannya dengan menggunakan tali nilon pada hari Kamis (25/10/2018) sekira pukul 07.00 WIB.*

Editor:Sisie
Kategori:Sumatera Utara, Olympic, PON, Badminton
wwwwww