Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
10 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Badminton

Satu Rumah di Kawasan Padat Penduduk Selatpanjang Ludes Dilalap Api

Satu Rumah di Kawasan Padat Penduduk Selatpanjang Ludes Dilalap Api
Selasa, 30 Oktober 2018 07:36 WIB
SELATPANJANG - Kawasan pemukiman padat penduduk di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti kembali menjadi sasaran amuk si jago merah. Kali ini kebakaran yang terjadi, Ahad (28/10) sekitar pukul 20.00 WIB malam menghanguskan satu unit rumah milik Kaswadi (63) di Gang Buntu, Jalan Kencana ujung, Rintis, Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebing Tinggi.

Menurut Kaswadi, saat api membesar dirinya sedang tidak berada di rumahnya. Sehingga ia belum tahu sumber api yang menghanguskan rumahnya tersebut. Untungnya anak dan istri Kaswadi sudah diselamatkan warga.

“Ketika api membesar saya tidak di rumah. Untungnya anak dan istri bisa diselamatkan oleh warga. Sedangkan hampir semua isi rumah habis terbakar, termasuk surat tanah dan KTP saya,” ungkapnya.

Menurut Kaswadi, kerugian atas musibah kebakaran yang menghanguskan rumah papan tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta. Beberapa barang sempat diselamatkan warga sebelum dilalap api.

“Kerugian diperkirakan hampir Rp100 juta. Beberapa barang saat diselamatkan oleh warga. Kami tidak tahu harus bagaimana setelah ini, mudah-mudahan ada bantuan untuk meringankan beban kami,” harapnya.

Sementara itu Kepala BPBD Kepulauan Meranti, Edy Afrizal mengatakan pihaknya menurunkan dua unit mobil pemadam dan 30 orang personel untuk memadamkan api. Pemadaman baru tuntas sekitar 1 Jam kemudian dibantu oleh warga dan pihak lainnya.

“Saat terjadi kebakaran kami langsung menurunkan personel pemadam. Diduga kebakaran terjadi karena korsleting arus listrik,” ungkapnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:riaupos.co
Kategori:Badminton, Riau, Olympic
wwwwww