Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Timses Jokowi Tuding Kubu Prabowo Sengaja Framing Ucapan Ma'ruf Soal Budek dan Buta

Timses Jokowi Tuding Kubu Prabowo Sengaja Framing Ucapan Maruf Soal Budek dan Buta
Rabu, 14 November 2018 13:28 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, menuding ada pihak yang sengaja membuat framing bahwa cawapres Ma'ruf Amin menyinggung penyandang disabilitas. Hal itu terkait reaksi terhadap ucapan budek dan buta Ma'ruf.

"Saya kira soal budek dan buta itu tidak akan berpengaruh pada elektabilitas Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf karena itu adalah hasil olahan framing yang sistematis dan dilakukan oleh teman-teman di sebelah," ujar Karding ketika dikonfirmasi, Rabu (14/11).

Karding kembali menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan menyinggung fisik seseorang. "Dan kalau kita mendengar dan menonton secara utuh video atau pernyataan dari Kiai Ma'ruf saya kira tidak ada yang bisa membantah bahwa yang dimaksud adalah buta hati atau dalam artian orang-orang tidak mengakui fakta-fakta keberhasilan pembangunan yang dilakukan Pak Jokowi," lanjutnya.

Kubu lawan Jokowi, menurut Karding, sengaja mengasosiasikan dan memaksakan pernyataan Ma'ruf disangkutpautkan dengan penyandang disabilitas. Framing itu menurutnya cara politik murahan.

"Jadi saya kira sekali lagi, kita nggak usah terpengaruh dengan framing-framing kayak gitu itu, cara politik murahan," tegas dia,

Pernyataan Ma'ruf Amin soal budek dan buta menuai reaksi. Ma'ruf sejak awal telah menekankan tidak bermaksud menyinggung fisik. Melainkan menyindir pihak yang buta hati dan tutup kuping terhadap keberhasilan pemerintah Joko Widodo.

Pada Senin, Forum Tunanetra Menggugat mendesak Ma'ruf Amin meminta maaf. Hari ini, sembilan penyandang disabilitas juga menggelar aksi protes di depan kantor MUI dengan tuntutan sama. Selain itu Advokat Senopati 08 berniat melaporkan Ma'ruf ke Bawaslu karena diduga melanggar kampanye.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, dan Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon juga mengatakan bahwa pernyataan Ma'ruf itu menyinggung penyandang disabilitas.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww