Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Turut Menjaga Budaya Sehat, Kapolres Apresiasi Laga Futsal Antar Pesantren di Lumajang

Turut Menjaga Budaya Sehat, Kapolres Apresiasi Laga Futsal Antar Pesantren di Lumajang
Rabu, 14 November 2018 13:41 WIB
Penulis: C. Karundeng
LUAMAJANG - Olahraga selama ini dianggap paling efektif dalam mempersatukan semua elemen masyarakat dan meninggalkan segala macam bentuk status, profesi dan mengandalkan kemampuan kita sendiri.

Namun olahraga juga ditentukan pula faktor keberuntungan dan nasib.

Pada hari rabu tgl 14 nopember 2018 pukul 09.00 wib bertepatan di amanda futsal center JL. Panjaitan Kab Lumajang, dibuka kegiatan pembinaan komunitas futsal santri pondok pesantren se-Kab Lumajang yang dibuka oleh waka polres lumajang Bapak Kompol Budi Sulistyanto.

Kegiatan inipun mendapat apresiasi dari Kapolres lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban.

"Saya selaku kapolres Lumajang menyambut baik kegiatan ini. Melalui ajang pembinaan santri ini, mari kita jadikan momentum pembinaan mental kepribadian generasi muda yang bebas dari narkoba dan memberikan kontribusi positif pada generasi muda kita," ujarnya.

Deengan olahraga kata dia, para santri pun sehat negara juga kuat.

Selain itu tambahnya, olahraga juga mampu mengembangkan pola pikir para santri dalam melestarikan budaya sehat.

"Dengan gemar berolahraga secara otomatis Santri juga menjaga budaya sehat di Kabupaten lumajang" ujarnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan kegiatan dimulai dari 14 sampai 15 nopember 2018 dan diikuti 32 tim yg keseluruhan dari ponpes se-Kab Lumajang.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, Jawa Timur
wwwwww