Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
8 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
13 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
6 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
7 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
7 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Mendadak, Gedung DPRD Inhil Dikepung Pulahan Massa

Mendadak, Gedung DPRD Inhil Dikepung Pulahan Massa
Senin, 19 November 2018 10:54 WIB
TEMBILAHAN - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil (APMI) mendadak mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (19/11/2018).

Kedatangan puluhan mahasiwa tanpa adanya pemberitahuan itu, untuk memastikan APBD Inhil 2019 benar-benar diperuntukkan untuk masyarakat Inhil, khususnya untuk petani kelapa.

Tanpa pengawalan anggota polisi dan Satpol PP, aksi tersebut sempat ricuh saat para mahasiswa masuk ke dalam gedung wakil rakyat tersebut.

Aksi mahasiswa itu akhirnya bisa ditenangkan, saat Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam turun lansung menjumpai para mahasiwa.

"Kedatangan kami ke sini, untuk meminta agar para perwakilan kita di DPRD ini bisa menngawal APBD Inhil 2019 tepat sasaran," ujar Boboy, salah seorang peserta aksi.

Ia meneriakkan, untuk APBD 2019, anggaran lebih banyak untuk petani kelapa, mengingat harga kelapa saat ini anjlok.

"Jangan sampai, alokasi anggaran untuk acara-acara yang tidak ada faedahnya lebih besar dari pada anngaran untuk petani khususnya untuk persoalan anjloknya harga kelapa ini," teriaknya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Olympic, Riau, PON, Badminton
wwwwww