Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Badminton

Gharim Musala di Pekanbaru Lumpuhkan Maling Kotak Infak, Sempat Bergumul 15 Menit

Gharim Musala di Pekanbaru Lumpuhkan Maling Kotak Infak, Sempat Bergumul 15 Menit
Maling uang kotak infak Musala Raudhatul Jannah di Komplek Perumahan Villa Taman Raya Raudha, Jalan Delima, Pekanbaru, diikat warga setelah dilumpuhkan dua gharim musala. (tribunnews.com)
Kamis, 22 November 2018 08:32 WIB
PEKANBARU - Dua gharim (marbot) Musala Raudhatul Jannah di Komplek Perumahan Villa Taman Raya Raudha, Jalan Delima, Pekanbaru, Riau, Beni dan Dwi, berhasil melumpuhkan seorang pria berinisial R, yang tengah berusaha mencuri uang dalam kotak infak di musala tersebut, Rabu (21/11/2018) pagi.

Beni dan Dwi sempat bergumul dengan R, sebelum berhasil melumpuhkannya.

Dikutip dari tribunnews.com, Beni memergoki R saat mengeluarkan uang dari kotak infak. ''Waktu itu sekitar pukul 8 pagi lewatlah. Saya lagi bersih-bersih gudang. Saya dengar ada suara langkah kaki yang masuk ke dalam musala,'' kata Beni kepada tribunpekanbaru.com.

Jarak gudang dari musala sekitar 7 meter. Sudah agak lama, orang tak dikenal itu tak kunjung keluar dari musala. Karena penasaran, Beni pun mencoba mendekat dan melihat ke arah dalam musala. Ketika itu Beni tak melihat ada orang shalat di dalam musala.

Beni kemudian masuk ke dalam musala. Ternyata dalam musala ada seorang pria tengah duduk dekat kotak infak. Pria tersebut tampak sedang berupaya membuka kotak infak tersebut dengan gunting.

''Saya tanya ke dia, sedang apa. Saat itu saya lihat sejumlah uang berserakan di lantai. Dia jawab lagi ngitung uang mau nyumbang. Tapi saya curiga, kok dia bawa gunting. Akhirnya saya ambil tasnya, saya jaga pintu biar dia tidak keluar (musala),'' ucapnya.

Uang yang sudah berhasil diambil pelaku itu lanjut Beni, dicomot pelaku menggunakan pinset dari celah kotak infak.

Selanjutnya terjadi pergumulan sengit terjadi antara Beni dengan pelaku. Beni lalu berteriak minta tolong kepada Dwi, rekannya, sesama gharim musala, Dwi. Dwi kemudian datang membantu Beni.

Dikatakan Beni, pergumulan terjadi sekitar 15 menit. Pelaku yang mencoba menyerang menggunakan gunting akhirnya berhasil dilumpuhkan Beni dan Dwi.

Dwi mengalami luka di bagian jempol kaki kiri.

''Saat menangkap pelaku itu, saya teriak minta tolong. Agak lama juga, nggak ada yang datang. Akhirnya ada satu orang warga yang datang membantu kami,'' ucap Beni.

Tak berapa lama kemudian, warga lainnya pun ramai datang ke musala. Warga mengikat pelaku dengan tali dan diserahkan ke Polsek Tampan.

''Tadi pas dihitung di kantor polisi, ada sekitar 70 ribuan uang yang sudah dikeluarkan pelaku dari kotak infak itu,'' tutur Beni.

Beni yang sudah menjadi gharim sekitar 3,5 tahun di musala itu menambahkan, kotak infak musala itu memang sudah sering menjadi incaran maling. Setidaknya, sudah 6 kali kotak infak itu dicuri isinya.

''Sudah 6 kali lah bang. Kebanyakan malam. Yang siang-siang kayak gini baru sekali,'' sambungnya.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Badminton, Riau
wwwwww