Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Bakal Digelar di Bali, DPD RI Undang 106 Negara di RDM 2018

Bakal Digelar di Bali, DPD RI Undang 106 Negara di RDM 2018
Senin, 26 November 2018 16:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - DPD RI akan mengadakan Regional Diplomatic Meeting (RDM) 2018 di Bali pada 7-9 Desember 2018. Rencananya acara tersebut akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo serta dihadiri oleh para gubernur dan duta besar negara sahabat.

"RDM merupakan bagian tak terpisahkan dari peran DPD RI dalam memfasilitasi dan memediasi daerah," ucap Sekretaris Jenderal Reydonnyzar Moenek saat Teknis Persiapan Penyelenggaraan RDM 2018 di Ruang GBHN Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (11/26).

Dirinya menjelaskan, DPD RI sebagai representative daerah tentunya pimpinan DPD RI berkomitmen untuk menyerap aspirasi dan dinamika di daerah. Salah satunya melakukan mediasi, promosi, atau investasi.

"Investasi itu bisa juga dari luar negeri atau kita mempromosikan produk kita ke luar negeri," tegas Reydonnyzar.

Reydonnyzar menambahkan hal tersebut merupakan peran aktif dari Pimpinan DPD RI yang terus dimaksimalkan untuk membina hubungan baik. Hubungan ini tidak hanya kerjasama antara daerah, melainkan antara daerah dengan luar negeri. "Beliau terpanggil untuk memediasi ini sehingga pertemuan antara gubernur dan duta besar bisa terus kita jaga, kita bangun, dan tentunya kita tingkatkan," terang dia.

Disisi lain, untuk mendapatkan peluang investasi sebagai promsi unggulan daerah. Pimpinan DPD RI terutama Pak Oesman Sapta berkomitmen untuk membangun kemitraan bukan hanya di dalam negeri tetapi diluar negeri.

"Terakhir Ketua DPD RI juga mendapatkan undangan dari Parlemen Malaysia. Tentunya hal seperti ini yang akan kita terus mantapkan sehingga peran DPD RI bisa menjawab dinamaki dan tantangan serta mengoptimalkan untuk menjadi harapan daerah," kata Reydonnyzar.

Seperti diketahui, pada acara RDM 2018 Desember nanti. DPD RI telah mengundang 106 negara. Selain itu, DPD RI juga mengundang Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Bappenas, BKPM, APPSI, dan gubernur.***

wwwwww