Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
2
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
7 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
12 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
5 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
7 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
6 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Badminton

Innalilahi, Bermaksud Hendak ke Bogor Penumpang dari Penyabungan Sumut Ini Meninggal dalam Mobil di Daerah Bukittinggi

Innalilahi, Bermaksud Hendak ke Bogor Penumpang dari Penyabungan Sumut Ini Meninggal dalam Mobil di Daerah Bukittinggi
Seorang laki-laki bernama Ali Ashari (42) ditemukan meninggal dunia di dalam bus penumpang Pt. ALS dari Medan tujuan Bogor, Sabtu 1 Desember 2018.
Sabtu, 01 Desember 2018 19:31 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Seorang laki-laki ditemukan meninggal dunia di dalam bus penumpang Pt. ALS dari Medan tujuan Bogor, Sabtu 1 Desember 2018.

Terkait hal itu, Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana, melalui Kapolsek Bukittinggi AKP Chairul Amri Nasution menjelaskan, bahwa penumpang tersebut adalah seorang laki-laki dengan identitas nama Ali Ashari, umur 42 tahun, suku Mandailing, alamat Kampung Tapos, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat. "Korban dilaporkan sudah tidak bernyawa oleh sesama penumpang saat sudah mendekati daerah Bukittinggi, setelah sempat terjebak macet akibat peristiwa tanah longsor di kawasan Palupuah, Agam sekitar pukul 04.00 WIB," ujarnya.

Chairul Amri juga menyebutkan, dari keterangan salah seorang saksi bernama Hendra Gunawan (25) dan Sabaruddin (33) yang duduk di depan tempat duduk korban, bahwa korban naik Bus ALS pada hari Jumat tanggal 30 November 2018 dari loket Penyabungan, Sumatera Utaradengan tujuan ke Bogor, Jawa Barat.

Usai menaiki mobil, korban duduk di belakang sendirian, dalam perjalanan menuju Bukittinggi bus terjebak macet di Palupuh Agam karena terjadi tanah longsor sehingga bermalam di dekat lokasi, lanjutnya.

Kapolsek juga menerangkan, besoknya pada hari Sabtu salah seorang penumpang melihat korban yang duduk dengan kakinya sudah kaku, kemudian saksi Hendra Gunawan memberi tahu kepada saksi Sabarudin untuk membangunkan korban, namun korban sudah kaku dan tidak bernyawa lagi. Selanjutnya bus melanjutkan perjalanan untuk menuju poll Pt.ALS yang berada di Sumpang Limau, Manggis, Bukittinggi.

Setelah mendapatkan laporan, kami langsung ke lokasi poll mobil ALS, dan setelah dicek badan korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan dan memang sudah tidak bernyawa lagi," jelasnya.

Setelah itu, jasad korban langsung dibawa ke ruang mayat RSAM Bukittinggi sembari menunggu kedatangan pihak keluarga untuk menjemputnya, karena pihak keluarga telah dihubungi pihak kepolisian, tandasnya.(**)

Kategori:Badminton, Olympic
wwwwww