Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
11 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
16 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
9 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
6 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
6 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  Badminton

Pesan Persatuan Mahyudin di Tahun Politik: Jangan Mudah Diadu Domba

Pesan Persatuan Mahyudin di Tahun Politik: Jangan Mudah Diadu Domba
Senin, 03 Desember 2018 10:55 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Jelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden secara serentak pada 2019, Wakil Ketua MPR menyampaikan pesan persatuan. Dia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah diadu-domba karena perbedaan pilihan.

"Bapak ibu tidak perlu ribut-ribut dalam pemilihan presiden. Kalau tidak suka jangan dipilih, kalau suka ya dipilih lagi. Gitu aja kok repot," katanya ketika memberi pengantar Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada warga masyarakat perumahan atas air, Kelurahan Margasari Kecamatan Balikpapan Barat, Balikpapan, Minggu (2/12/2018).

Mahyudin mengungkapkan jelang pemilu serentak ini ada pihak-pihak yang mengail di air keruh dan mencoba mengadu-domba rakyat.

"Karena itu kami dari MPR ikut turun ke rakyat memberi pesan persatuan. Karena ada yang kurang di bangsa saat ini, yaitu rasa toleransi dan solidaritas. Kami turun ke daerah-daerah untuk mengimbau kita jaga persatuan dan kesatuan ini," ujarnya.

Menurut Mahyudin, jika rakyat Indonesia mudah diadu-domba dan bertikai maka akan mudah dijajah negara lain. Indonesia menjadi negara yang tidak damai. Dia memberi contoh apa yang sedang terjadi di Timur Tengah. Banyak rakyat Suriah yang mengungsi ke negara Eropa dan negara-negara lain karena perang saudara. Pengungsi Suriah hidup susah dan menjadi pengemis di negara lain, seperti di Turki.

"Kita tidak mau ini (perang saudara seperti di Suriah) terjadi di negara kita. Saya punya kepentingan, saya ingin anak cucu nanti bisa hidup dengan damai di negeri ini. Kalau kita bertikai dan diadu domba maka kita dijajah negara asing lagi. Negeri ini tidak bisa damai," papar Mahyudin.

Karena itu Mahyudin meminta masyarakat untuk tidak mempertikaikan hal-hal yang tidak penting terutama menjelang Pemilu ini. "Jangan jadikan Pemilu menjadi ajang untuk bertikai," pintanya.

"Jaga persatuan ini. Jangan sampai kita diadu-domba pihak lain. Kami (MPR) hanya mengingatkan dan mengantisipasi secara bersama-sama. Jangan sampai kita seperti Suriah," tambahnya.

Menurut Mahyudin, banyak negara gagal karena diadu-domba. "Karena itu kita jaga persatuan dan kesatuan. Empat Pilar inilah alat pemersatu kita. Kita ingin bangsa yang bhinneka ini tetapi tetap satu jua," tutupnya.***

wwwwww