Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 2 2018

Ina Lima Fakta Menarik Tiga Tim Promosi ke Liga 1

Ina Lima Fakta Menarik Tiga Tim Promosi ke Liga 1
Rabu, 05 Desember 2018 19:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Tiga tim dari Liga 2 2018 yang berhak promosi ke Liga 1 2019 sudah didapatkan. PSS, Semen Padang FC, dan Kalteng Putra FC, bakal meramaikan kompetisi kasta tertinggi musim depan. Ada 5 fakta menarik dari tim yang lolos tersebut.

UNTUK pertama kalinya Provinsi DIY dan Kalimantan Tengah memiliki wakil di kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia, sejak dimulainya era ISL yang sekarang berganti Liga 1. PSS Sleman dan Kalteng Putra mengukir sejarah sebagai tim pertama dari provinsi itu yang mampu menembus kompetisi level tertinggi, sejak era ISL maupun Liga 1.

PSS dan Kalteng Putra sama-sama pernah menjadi juara Divisi Utama LPIS. Kalteng Putra juara Divisi Utama LPIS pada 2012, sementara PSS adalah juara 2013. Tapi keduanya tidak pernah promosi ke ISL. Baru sekarang dua tim itu promosi sama-sama ke Liga 1.

Semen Padang menyamai catatan Arema Malang, sebagai mantan tim Galatama yang terdegradasi ke kasta kedua, tapi hanya butuh satu tahun untuk kembali ke kasta tertinggi. Arema pernah terdegradasi dari Divisi Utama 2003, tapi di Divisi I 2003 menjadi juara dan promosi ke Divisi Utama 2014. Sedangkan Semen Padang terdegradasi dari Liga 1 2017, lalu di Liga 2 2018 menjadi runner-up dan berhak promosi ke Liga 1 2019.

Promosinya PSS membuat Pulau Jawa hanya menyisakan Provinsi Banten yang tidak memiliki wakil di Liga 1. DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur, semua memiliki wakil di Liga 1 2019. Peluang Banten mengirimkan wakil sebetulnya terbuka saat Persita main di play-off promosi melawan Kalteng Putra. Sayangnya Persita kalah dalam laga itu.

Tiga pelatih yang membawa timnya promosi ke Liga 1 2019, ternyata kontraknya sama-sama habis setelah Liga 2 2018 selesai. Mereka adalah Syafrianto Rusli (Semen Padang), Seto Nurdiyantoro (PSS), dan Kas Hartadi (Kalteng Putra). Belum ada jaminan buat mereka kembali menangani tim saat ini pada musim depan. ***

wwwwww