Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Bicara Rekrutmen Transparan, Jokowi Contohkan Anaknya Tak Lolos PNS

Bicara Rekrutmen Transparan, Jokowi Contohkan Anaknya Tak Lolos PNS
Kamis, 17 Januari 2019 21:39 WIB
JAKARTA - Debat capres-cawapres berlanjut dengan pertanyaan soal biaya yang mahal untuk jabatan publik. Capres petahana Joko Widodo bicara soal rekrutmen PNS yang transparan.

"Prinsipnya, rekrutmen harus berbasis pada kompetensi, bukan finansial atau nepotisme. Untuk itu, pejabat birokrasi, rekrutmen transparan, standar jelas," ungkap Jokowi di Hotel Bidakara, Jaksel, Kamis (17/1/2019).

Jokowi lalu berbicara soal jabatan politik yang perlu penyegaran sistem dalam kepartaian. Dengan demikian, pemilu menjadi murah dan pejabat tidak terbebani oleh biaya pemilu.

"Kita harap kita bisa mangkas politik uang, suap, korupsi. Dan kita bisa dapatkan pejabat publik yang memiliki integritas, kapasitas baik, dengan rekrutmen ini, baik bupati, wali kota, gubernur, kita akan dapatkan putra-putri terbaik baik dengan rekrutmen transparan, akuntabel, dan semua orang bisa lihat, itu kita lakukan," sebut Jokowi.

Capres nomor urut 01 itu lalu berbicara tentang rekrutmen PNS yang kini transparan. Jokowi lalu menceritakan anaknya sendiri yang tak lolos rekrutmen PNS.

"Contoh rekrutmen ASN, PNS kita. Terbuka. Anak saya tidak bisa diterima di situ karena memang tidak lulus," tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww