Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Jawab Sandi, Jokowi: Saya akan Revisi Undang-undang Hambat UKM

Jawab Sandi, Jokowi: Saya akan Revisi Undang-undang Hambat UKM
Kamis, 17 Januari 2019 23:36 WIB
JAKARTA - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menjawab pertanyaan Sandiaga Uno soal kepastian hukum yang menghambat investasi maupun perkembangan bisnis usaha kecil menengah (UKM).

Untuk mengatasi masalah itu, Jokowi mengaku akan merevisi peraturan-peraturan yang menghambat masuknya investasi dan yang menghambat berkembangnya UKM.

"Saya akan lakukan revisi-revisi Undang-Undang yang menghambat berkembangnya UKM-UKM kita. Kita akan revisi banyak sekali undang-undang yang tidak pro pada investasi," kata Jokowi dalam debat perdana di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019)

Selain itu, kata Jokowi, dirinya juga akan memperbaiki aparat-aparat yang tidak memberi pengayoman serta perlindungan terhadap masyarakat Indonesia.

"Karena menurut saya hukum adalah bagaimana negara ini bisa melindungi rakyatnya. Hukum harus bisa memberi kepastian pada investasi dan dunia usaha. Hukum juga tidak tebang pilih dan memberikan rasa tentram, rasa nyaman kepada rakyat Indonesia," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, cawapres Ma'ruf Amin menambahkan pihaknya akan melakukan penataan terhadap regulasi-regulasi yang masih tumpang tindih. Hal ini dilakukan untuk memberi peluang investasi dan pengembangan UKM.

"Penataan regulasi menghilangkan yang tumpang tindih dan membuat aturan yang berkualitas yang memudahkan rakyat yang memberi peluang investasi dan pengembangan UKM," tuturnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww