Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton
Bulutangkis Indonesia Masters 2019

Fajar-Rian Masih Terkendala Kontrol Poin Kritis

Fajar-Rian Masih Terkendala Kontrol Poin Kritis
Jum'at, 25 Januari 2019 23:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Duel perang saudara antara Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon dan Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto akhirnya dimenangkan oleh Kevin-Marcus. Pasangan rangking satu dunia ini menang dengan skor 18-21, 21-17, 21-19.

Meskipun belum sekalipun berhasil menghadang Kevin-Marcus di pertemuan ketiga ini, Fajar-Rian mengaku telah berusaha maksimal, namun masih terkendala problem klasik mereka yaitu kontrol di poin-poin kritis.

“Kami bersyukur saat menang atau kalah, alhamdulillah ini hasilnya. Kami sudah coba, tapi di poin kritis kami memang kurang cerdik,” kata Fajar.

“Strategi yang kami mainkan sudah hampir mendekati, waktu di akhir sudah ketinggalan 14-18 dan bisa menyamakan 18-18. Bola yang harusnya mati, tapi defensenya Marcus mengenai net, itu lucky ball. Selain itu kami memang harus evaluasi lagi di poin-poin kritis,” jelas Rian.

“Kalau beban sih tidak ada, kami kan melawan pasangan rangking satu dunia, seharusnya mereka yang beban. Kami main nothing to lose, kendala mental tidak ada, karena kami melawan juga, kami sudah mengeluarkan semua kemampuan kami,” tambah Rian.

Kevin/Marcus kian unggul dalam catatan pertemuan dengan Fajar-Rian. Pada pertemuan pertama di Indonesia Open 2018, Kevin-Marcus menang dengan skor 21-13, 21-10. Pada pertemuan kedua di nomor perorangan Asian Games 2018, Kevin-Marcus kembali menang dengan skor 13-21, 21-18, 24-22. ***

wwwwww