Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Riau

Ini Sosok Kajari Baru Pelalawan, Berpengalaman Mengurus Kasus Korupsi

Ini Sosok Kajari Baru Pelalawan, Berpengalaman Mengurus Kasus Korupsi
Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, Nophy T Suoth SH MH
Senin, 28 Januari 2019 18:34 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pelalawan, Nophy T Suoth SH MH mengaku tertantang dengan tugas barunya di Kabupaten Pelalawan.

Tidak hanya akan berhadapan dengan tindak pidana umum, namun juga berhadapan dengan tindak pidana khusus.

Nophy yang baru seminggu berkantor di Kejari Pangkalan Kerinci ini mengatakan, akan menindak lanjuti adanya laporan pengaduan yang masuk.

"Kalau ada laporan dugaan korupsi yang dilaporkan akan kami tindak lanjuti sesuai dengan mekanismenya. Sepanjang bukti terpenuhi, kami tidak pandang bulu," tegasnya.

Pria kelahiran Manado 44 tahun silam ini mengatakan, dirinya bertekad menuntaskan kasus korupsi di Pelalawan. "Kalau cukup bukti kita tindak lanjuti, kalau tidak ya hentikan kenapa harus menzolimi," katanya.

Bahkan pria yang pernah bertugas di Papua serta Kejagung dan telah menangani kasus dana pensiun Pertamina ini mengaku merasa enjoi setelah berada di Pelalawan.

"Seminggu ini di Pelalawan enjoi. Saya pernah bertugas di Papua, tapi ditempat ini sangat enak dan enjoi," tutur Nophy kepada GoRiau. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww