Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Riau

Keluarga KKM DBS II tak Percaya Kalau Dasril tidak Mau Keluar dari kapal yang Tenggelam

Keluarga KKM DBS II tak Percaya Kalau Dasril tidak Mau Keluar dari kapal yang Tenggelam
Bastian duduk disebelah Kapten KN218 Basarnas Leni Tadika saat menunggu kabar orang tuanya bernama Dasril KKM DBS 02 yang karam di Perairan Tanjung Jati, Sabtu (26/1/2019) sekitar pukul 22.30 WIB
Senin, 28 Januari 2019 18:31 WIB
Penulis: Muhammad Ridduwan
DUMAI - Keluarga korban tidak percaya kalau Dasril tidak mau keluar dari kapal saat kapal akan tenggelam, menurut sang anak Kepala Kamar Mesin Dharma Bahari Sumekar (DBS) 02 tersebut sang ayahnya merupakan orang pantang menyerah.

Bastian anak pertama Dasril mengungkapkan, bahwa dirinya dan keluarga merasa sedih mendengar kabar sang ayah enggan meninggalkan kapal saat akan tenggelam.

Dikatakannya, Dasril merupakan sosok yang tangguh dan bertanggung jawab dalam melakukan pekerjaan, meski dalam kondisi sakit asam urat, sang ayah tersebut pantang menyerah.

"Dalam keadaan sakit, papa tetap melaksanakan tugasnya, dan saya sangat sedih dengan info tersebut," kata Bastian, Senin (28/1/2019).

Dijelaskan Bastian, sekitar pukul 22.00 WIB, Dasril masih berkomunikasi kepada ibunya yang bernama Sudarsih, pada saat malam naas tersebut, tidak ada menyebutkan kondisi cuaca maupun adanya kerusakan kapal.

Dasril sendiri dikatakan sang anak, terakhir pulang pada bulan Agustus 2018 yang lalu, dimana sang ayah baru satu tahun bekerja di kapal DBS 02 tersebut.

"Meskipun papa kerja di kapal dan jarang pulang, tetapi setiap hari menelpon mama dan saya beserta adik saya," katanya kembali.

Pihak keluarga sendiri berharap, Dasril dapat ditemukan secepatnya.

"Saya sangat berharap, papa bisa ditemukan dalam kondisi selamat," katanya mengakhiri. ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww