Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Protokol New Normal Driver Ojol: Penumpang Bawa Helm Sendiri
Ekonomi
13 jam yang lalu
Protokol New Normal Driver Ojol: Penumpang Bawa Helm Sendiri
2
Inikah 'New Normal' di DPR? Penggunaan 'Smartcard' dan Penerapan 'Paperless'
DPR RI
10 jam yang lalu
Inikah New Normal di DPR? Penggunaan Smartcard dan Penerapan Paperless
3
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
DPR RI
14 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
4
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
Politik
8 jam yang lalu
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
5
DPR Tak Yakin New Normal Bisa Selamatkan Sektor Ekonomi
Politik
12 jam yang lalu
DPR Tak Yakin New Normal Bisa Selamatkan Sektor Ekonomi
6
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki 'New Normal'
DPR RI
15 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki New Normal
Home  /  Berita  /  Riau

Keluarga KKM DBS II tak Percaya Kalau Dasril tidak Mau Keluar dari kapal yang Tenggelam

Keluarga KKM DBS II tak Percaya Kalau Dasril tidak Mau Keluar dari kapal yang Tenggelam
Bastian duduk disebelah Kapten KN218 Basarnas Leni Tadika saat menunggu kabar orang tuanya bernama Dasril KKM DBS 02 yang karam di Perairan Tanjung Jati, Sabtu (26/1/2019) sekitar pukul 22.30 WIB
Senin, 28 Januari 2019 18:31 WIB
Penulis: Muhammad Ridduwan
DUMAI - Keluarga korban tidak percaya kalau Dasril tidak mau keluar dari kapal saat kapal akan tenggelam, menurut sang anak Kepala Kamar Mesin Dharma Bahari Sumekar (DBS) 02 tersebut sang ayahnya merupakan orang pantang menyerah.

Bastian anak pertama Dasril mengungkapkan, bahwa dirinya dan keluarga merasa sedih mendengar kabar sang ayah enggan meninggalkan kapal saat akan tenggelam.

Dikatakannya, Dasril merupakan sosok yang tangguh dan bertanggung jawab dalam melakukan pekerjaan, meski dalam kondisi sakit asam urat, sang ayah tersebut pantang menyerah.

"Dalam keadaan sakit, papa tetap melaksanakan tugasnya, dan saya sangat sedih dengan info tersebut," kata Bastian, Senin (28/1/2019).

Dijelaskan Bastian, sekitar pukul 22.00 WIB, Dasril masih berkomunikasi kepada ibunya yang bernama Sudarsih, pada saat malam naas tersebut, tidak ada menyebutkan kondisi cuaca maupun adanya kerusakan kapal.

Dasril sendiri dikatakan sang anak, terakhir pulang pada bulan Agustus 2018 yang lalu, dimana sang ayah baru satu tahun bekerja di kapal DBS 02 tersebut.

"Meskipun papa kerja di kapal dan jarang pulang, tetapi setiap hari menelpon mama dan saya beserta adik saya," katanya kembali.

Pihak keluarga sendiri berharap, Dasril dapat ditemukan secepatnya.

"Saya sangat berharap, papa bisa ditemukan dalam kondisi selamat," katanya mengakhiri. ***

Kategori:Peristiwa, Riau

wwwwww