Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
23 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
17 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Tahu Edy Rahmayadi Mundur dari Ketua Umum PSSI, FIFA Ngamuk

Tahu Edy Rahmayadi Mundur dari Ketua Umum PSSI, FIFA Ngamuk
Selasa, 29 Januari 2019 20:14 WIB
JAKARTA - Mantan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmyadi mengungkapkan sempat mendapatkan amukan dari FIFA setelah menyatakan mundur.

Edy juga menyatakan tidak ada tekanan dari pihak manapun yang membuat ia memutuskan untuk mundur dari kursi Ketua Umum PSSI.

Edy memutuskan untuk mundur dari posisi Ketua Umum PSSI pada saat Kongres Tahunan PSSI. Hal tersebut dilakukan bukan karena ada tekanan, namun karena banyak pihak yang tidak menginginkan ia tetap berada di posisi tersebut.

"Kamu percaya ada yang bisa menekan saya? Yang bisa menekan saya hanya Tuhan. Saya profesional," ujar Edy dilansir dari Jawa Pos.

"Terus ke sana, kemari, rencana itu tak dilihat lagi. Yang dilihat adalah Edy Out. Yah saya tanya sama mereka. Ada yang merasa kepingin saya keluar? Ada, ya sudah saya keluar," kata Edy.

Keputusan tersebut juga bahkan mendapat perhatian langsung dari FIFA. Edy mengungkapkan mendapat amukan dari FIFA yang mengetahui hal tersebut.

"FIFA saja ngamuk-ngamuk sama saya. Saya kan harusnya laporan dulu," kata Edy.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Bolalob.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww