Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Didatangi Polisi Bersenjata, Massa Pendukung Prabowo Tetap Menolak Penurunan Baliho 'Prabowo Presiden'

Didatangi Polisi Bersenjata, Massa Pendukung Prabowo Tetap Menolak Penurunan Baliho Prabowo Presiden
Senin, 29 April 2019 21:28 WIB
BOGOR - Massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih tetap menolak penurunan baliho raksasa ucapan selamat sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. Baliho ini terpasang di depan Perumahan Limus Pratama, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Dilansir GoNews.co dari VIVA, hingga pukul 20.00 WIB, Senin, 29 April 2019, jumlah massa semakin banyak. Awalnya sore tadi yang menolak penurunan baliho hanya sebagian warga Perumahan Limus Pratama. Namun, seiring waktu warga sekitar dari luar perumahan ikut mendukung aksi penolakan baliho.

"Ini malam makin banyak. Warga itu dari luar perumahan yang datang," kata petugas keamanan perumahan, Suparno di lokasi.

Massa yang di lokasi terus meneriakan penolakan penurunan baliho. Mereka terus meneriaki Prabowo sebagai presiden.

"Tahan-tahan, jangan diturunin. Prabowo presiden, Prabowo presiden," ujar sebagian massa dengan teriak.

Selain Satpol PP, di lokasi juga sudah ada aparat Brimob bersenjata lengkap dan petugas pemadam kebakaran. Dari informasi, pihak kepolisian masih bernegosiasi dengan massa yang menolak penurunan baliho.

Kapolsek Cielungsi AKP M Asep Fajar saat dikonfirmasi mengatakan, upaya musyawarah masih dilakukan pihaknya dan akan terus dilakukan.

Akibat aksi ini, arus lalu lintas dari Jalan Narogong ke arah Cibubur maupun ke Bekasi menjadi macet parah.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:viva.co.id
Kategori:Badminton, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww