Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
MPR RI
23 jam yang lalu
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
2
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
Peristiwa
21 jam yang lalu
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
3
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
Hukum
12 jam yang lalu
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
4
Demo, Peternak Ayam Petelur di Banyumas Ngaku Diperas Oknum Polisi Rp90 Juta
Hukum
22 jam yang lalu
Demo, Peternak Ayam Petelur di Banyumas Ngaku Diperas Oknum Polisi Rp90 Juta
5
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
Politik
23 jam yang lalu
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
6
Kasus Corona Tembus 1 Juta, Ketua DPD Sebut PPKM Tak Efektif
Kesehatan
21 jam yang lalu
Kasus Corona Tembus 1 Juta, Ketua DPD Sebut PPKM Tak Efektif
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Diduga Pro Jokowi, Komisioner KPU Surakarta Disidang DKPP

Diduga Pro Jokowi, Komisioner KPU Surakarta Disidang DKPP
Senin, 29 April 2019 18:34 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan (DKKP) menggelar sidang terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta, Bambang Christanto pada Senin (29/04/2019).

Sidang dengan dugaan pelanggaran netralitas Bambang dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 itu, digelar di Kantor Bawaslu Kota Surakarta, Jalan Panembahan No 02 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah dengan dipimpin langsung oleh Ketua DKPP, Harjono.

Mulanya, Bambang diadukan oleh Tim Advokasi Reaksi Cepat (TARC) terkait dugaan ketidaknetralannya dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 karena temuan-temuan di media sosial (medsos).

"Tim kami (TARC) menemukan jejak digitalnya dari Facebook. Ternyata jejak digitalnya tersebut dia menyatakan, kemenangan Jokowi adalah kemenangan rakyat. Dan juga ada foto-foto pihak komisioner KPU tersebut memakai kaus PDI Perjuangan. Teradu juga aktif di grup 'Facebooker for Jokowi'," kata pengadu dari TARC, Muh Aminudin ditemui seusai sidang DKPP di Kantor Bawaslu Surakarta, Jawa Tengah, Senin tadi.

Berdasarkan data Situng KPU RI per 29 April 2019, pukul 17:30:04 WIB, data C1 sudah masuk sebesar 76.06690% atau 1.319 dari 1.734 TPS yang ada. Jokowi unggul di Surakarta dengan perolehan sebanyak 82,3 persen.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Jawa Tengah, DKI Jakarta, Politik, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group
wwwwww