Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Diduga Pro Jokowi, Komisioner KPU Surakarta Disidang DKPP

Diduga Pro Jokowi, Komisioner KPU Surakarta Disidang DKPP
Senin, 29 April 2019 18:34 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan (DKKP) menggelar sidang terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta, Bambang Christanto pada Senin (29/04/2019).

Sidang dengan dugaan pelanggaran netralitas Bambang dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 itu, digelar di Kantor Bawaslu Kota Surakarta, Jalan Panembahan No 02 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah dengan dipimpin langsung oleh Ketua DKPP, Harjono.

Mulanya, Bambang diadukan oleh Tim Advokasi Reaksi Cepat (TARC) terkait dugaan ketidaknetralannya dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 karena temuan-temuan di media sosial (medsos).

"Tim kami (TARC) menemukan jejak digitalnya dari Facebook. Ternyata jejak digitalnya tersebut dia menyatakan, kemenangan Jokowi adalah kemenangan rakyat. Dan juga ada foto-foto pihak komisioner KPU tersebut memakai kaus PDI Perjuangan. Teradu juga aktif di grup 'Facebooker for Jokowi'," kata pengadu dari TARC, Muh Aminudin ditemui seusai sidang DKPP di Kantor Bawaslu Surakarta, Jawa Tengah, Senin tadi.

Berdasarkan data Situng KPU RI per 29 April 2019, pukul 17:30:04 WIB, data C1 sudah masuk sebesar 76.06690% atau 1.319 dari 1.734 TPS yang ada. Jokowi unggul di Surakarta dengan perolehan sebanyak 82,3 persen.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Jawa Tengah, DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww