Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
8 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
13 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
5 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
7 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
7 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Badminton

Astagfirullah... Meski Puasa, Pembahasan LKPJ TA 2018 DPRD Tanjungbalai Ribut dan Pelemparan Mic

Astagfirullah... Meski Puasa, Pembahasan LKPJ TA 2018 DPRD Tanjungbalai Ribut dan Pelemparan Mic
Anton King sat melayangkan protes saat rapat.
Rabu, 08 Mei 2019 20:38 WIB
Penulis: Arsyad
TANJUNGBALAI-Meski dalam suasana ramadan, pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2018 yang berlangsung di gedung DPRD Tanjungbalai sempat diwarnai keributan.

Rapat yang dipimpin Hj,Nessy Ariany, yang juga dihadiri Asisten Ekbangsos H,Zainul Arifin beserta sejumlah pimpinan OPD tersebut semula berjalan tenang dan damai.

Namun ketika salah satu Anggota Dewan Antony Darwin Nasution alias Anton King melayangkan pertanyaan tentang proyek permukiman sehat dan sanitasi air, suasana rapat tersebut mulai gaduh.

Keributan pun mulai muncul ketika Anton King meminta semua data dan lokasi proyek ke pihak Kepala Dinas Perkim. Namun bukanya jawaban data sesuai permintaan, Kadis Perkim Yusmada, malah meminta diberikan waktu atau tempo untuk memberikan data tersebut.

"Kami minta waktu, akan kita berikan besok," ujarnya.

Mendapat jawaban seperti itu, Pimpinan Rapat justeru terlihat memihak. Kegaduhan pun tak terhindarkan, Anton King tidak terima dengan keberpihakan Hj. Nesy yang terkesan membela Pemko Tanjungbalai.

Tak ayal, Anton King dengan spontan melakukan protes hingga melemparkan microfon ke lantai. "Saya akan tetap meminta data kegiatan yang sudah terealisasi pada TA 2018," tegas Anton.***

wwwwww