Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
10 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
9 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Eks Jurnalis Suara Gegana Indonesia Ditemukan Bersimbah Darah dengan Luka Bacok

Eks Jurnalis Suara Gegana Indonesia Ditemukan Bersimbah Darah dengan Luka Bacok
Sabtu, 11 Mei 2019 04:14 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
SURABAYA - "S", seorang pria berusia 60 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah bale-bale Tanah Merah, Gang 2, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (10/05/2019) malam.

Dari dokumen yang ditemukan, "S" adalah Koordinator Lapangan Nasional surat kabar Suara Gegana Indonesia yang masa berlaku surat tugasnya habis sampai 28 Febuari 2019.

"S" yang diketahui warga Sidotopo Wetan ini, ditemukan tewas dengan banyak luka akibat senjata tajam di lengan, kaki dan perut.

Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, Iptu Endri Subandrio mengatakan, dari keterangan saksi ada satu orang yang diduga menganiaya korban. Mengenai senjata tajam yang digunakan polisi masih menyelidiki di lokasi.

"Dugaan kasus pembunuhan masih kami dalami," kata Endri seperti dikutip dari suara.com.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Dimas Ferry Anuraga enggan berspekulasi dan mengatakan, pihaknya masih "meminta keterangan saksi".***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Beladiri, Jawa Timur
wwwwww