Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
22 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
2
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Peristiwa
22 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
3
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
22 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
4
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
Politik
23 jam yang lalu
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
5
Sekolah Kembali Dibuka, F-PKS: Jangan Terburu-buru
Politik
23 jam yang lalu
Sekolah Kembali Dibuka, F-PKS: Jangan Terburu-buru
6
HNW Desak Polisi Usut Aksi Teror ke Wartawan, Narasumber dan Panitia Diskusi UGM
Politik
23 jam yang lalu
HNW Desak Polisi Usut Aksi Teror ke Wartawan, Narasumber dan Panitia Diskusi UGM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ancam Penggal Kepala Jokowi, HS Ternyata Ditangkap saat Sedang Tidur di Rumah Tante Nya

Ancam Penggal Kepala Jokowi, HS Ternyata Ditangkap saat Sedang Tidur di Rumah Tante Nya
Selasa, 14 Mei 2019 00:28 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Jajaran Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku yang mangancam memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Parung, Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/5).

Dirinya sempat buron usai perkataan nya Viral di dunia maya.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary mengatakan, pelaku yang bernama Hermawan Susanto alias HS melarikan diri ke rumah tante nya.

"Yang bersangkutan (tersangka HS) melarikan diri setelah sebelumnya mengetahui apa yang disampaikan (dalam video) menjadi viral," kata Ade di Polda Metro Jaya, Senin (13/5).

Saat ditangkap, HS sedang tertidur pulas. Saat itu, HS sempat shok namun mengakui perbuatannya.

"Saat ditangkap di rumah bu dhenya, HS sedang tidur-tiduran. Kita tanyakan keberadaan dan bawa surat mencari Hermawan Susanto. Lalu dia keluar, dia mengakui 'Saya pak Hermawan'. Nangis sie kaga ya, cuma dia agak shok ya," ujarnya.

"Lalu kita berikan ia kesempatan untuk ganti pakaian, karena saat itu yang bersangkutan lagi tidur. Lalu akhirnya kita bawa yang bersangkutan ke kantor," pungkas Ade.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Umum, Peristiwa, Hukum, Politik, DKI Jakarta

wwwwww