Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Ancam Penggal Kepala Jokowi, HS Ternyata Ditangkap saat Sedang Tidur di Rumah Tante Nya

Ancam Penggal Kepala Jokowi, HS Ternyata Ditangkap saat Sedang Tidur di Rumah Tante Nya
Selasa, 14 Mei 2019 00:28 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Jajaran Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku yang mangancam memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Parung, Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/5).

Dirinya sempat buron usai perkataan nya Viral di dunia maya.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary mengatakan, pelaku yang bernama Hermawan Susanto alias HS melarikan diri ke rumah tante nya.

"Yang bersangkutan (tersangka HS) melarikan diri setelah sebelumnya mengetahui apa yang disampaikan (dalam video) menjadi viral," kata Ade di Polda Metro Jaya, Senin (13/5).

Saat ditangkap, HS sedang tertidur pulas. Saat itu, HS sempat shok namun mengakui perbuatannya.

"Saat ditangkap di rumah bu dhenya, HS sedang tidur-tiduran. Kita tanyakan keberadaan dan bawa surat mencari Hermawan Susanto. Lalu dia keluar, dia mengakui 'Saya pak Hermawan'. Nangis sie kaga ya, cuma dia agak shok ya," ujarnya.

"Lalu kita berikan ia kesempatan untuk ganti pakaian, karena saat itu yang bersangkutan lagi tidur. Lalu akhirnya kita bawa yang bersangkutan ke kantor," pungkas Ade.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Beladiri, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww