Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Viral, Pengendara Motor diduga Dikeroyok sejumlah Orang di Depan Istana Negara

Viral, Pengendara Motor diduga Dikeroyok sejumlah Orang di Depan Istana Negara
Ilustrasi. (Net)
Selasa, 14 Mei 2019 00:22 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video dugaan penganiyayaan terhadap pengendara motor yang melintas di depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Jalanan pun saat itu tengah sepi.

JAKARTA - Dalam video yang diunggah akun @dramaojol.id ini, terlihat ada pengendara motor yang melintas di Jalan Medan Merdeka Utara, lalu dihalau oleh beberapa orang pria yang berdiri di pinggir trototar.

Setelah diberhentikan, pengendara itu dipukul hingga akhirnya sempat melarikan diri dengan memutar arah.

Warga yang mengambil video itu dari kejauhan hanya bisa berteriak histeris. Mereka mengimbau pengendara yang tengah lewat untuk memutar arah agar tak menjadi korban penganiyayaan.

Beredar informasi, mereka adalah para aparat yang menghalangi para pengendara yang menggunakan knalpot racing karena menjadi penyebab ketidaknyamanan antar sesama pengguna jalan dan warga sekitar.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengaku tak ada peristiwa apa-apa belakangan ini.

"Semalem mah adem ga ada apa - apa," kata Harry saat dihubungi, Senin (13/5).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww