Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
10 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
9 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Harga Anjlok Pemerintah Tak Ada Solusi, Peternak Ayam: Dijual Juga Rugi, Mending Bagi-bagi Buat Sedekah

Harga Anjlok Pemerintah Tak Ada Solusi, Peternak Ayam: Dijual Juga Rugi, Mending Bagi-bagi Buat Sedekah
Rabu, 26 Juni 2019 12:28 WIB
SEMARANG - Para peternak ayam ras atau broiler yang tergabung dalam Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia Semarang membagikan sebanyak 11.500 ekor ayam gratis pada Rabu (26/6) mulai pukul 08.00 WIB.

Ketua Pinsar Indonesia Jateng, Parjuni, mengatakan aksi ini sebagai bentuk protes kepada pemerintah karena anjloknya harga ayam hidup di tingkat peternak.

"Iya betul kami akan membagikan sebanyak 11.500 ekor ayam gratis di tujuh lokasi," katanya.

Adapun ketujuh lokasi tersebut ada di Kramas Jl. Mulawarman, Tembalang; depan Kantor Kecamatan Gayamsari, Pasar Dargo, Pasar Jatingaleh, Pasar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Pasar Bulu, dan Pasar Pedurungan.

Tak hanya Semarang, para peternak Pinsar Solo juga akan melakukan aksi yang sama. Rencananya, sebanyak 8.000 ekor ayam milik Pinsar Solo akan dibagikan secara gratis.

Parjuni mengatakan, titik pembagian ayam gratis di Solo ini ada di Kecamatan Banjarsari (2.000 ekor), Kecamatan Lawean (1.500 ekor), Kecamatan Kliwon (1.500 ekor), Kecamatan Brebes (1.500 ekor), dan Kecamatan Serangan (1.500 ekor).

Lebih lanjut dia mengatakan, banyak peternak merugi karena anjloknya harga jual di tingkat peternak. Saat ini, rata-rata harga ayam hidup di tingkat peternak Semarang mencapai Rp 6.000 hingga Rp 9.000 per kilogram (kg).

"Kami sudah lakukan banyak cara untuk protes ke Kementerian Pertanian kalau ini terjadi karena oversupply. Salah satunya dengan cara seperti ini. Dijual pun tetap merugi, mending dibagi untuk sedekah," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:KUMPARAN.COM
Kategori:Badminton, Olympic, Ekonomi, Voli, Jawa Tengah
wwwwww