Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
2
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
7 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
12 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
5 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
7 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
6 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Badminton

Siapapun Presidennya, PA 212 Tetap Gelar Aksi 1 Juta Orang Kawal Putusan MK

Siapapun Presidennya, PA 212 Tetap Gelar Aksi 1 Juta Orang Kawal Putusan MK
Rabu, 26 Juni 2019 16:01 WIB
JAKARTA - Pelaksana Tugas (PLT) Persaudaraan Alumni 212, Ustad Asep Syarifuddin memastikan akan kembali turun ke jalan mengawal keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal tersebut disampaikannya saat berorasi di atas mobil komando di depan ribuan massa yang hadir. Menurutnya, aksi ini bukan terkait politik. Sehingga, ia tidak peduli siapapun yang akan menjadi Presiden RI selanjutnya.

"Kita mengikuti proses politik dalam rangka membela Islam, membela umat, menjaga Republik Indonesia, mau siapapun yang menang, mau Jokowi, mau Prabowo, mau ada Pemilu, mau tidak ada Pemilu, kita mujahid 212 akan terus turun ke jalan kalau ada kezaliman," ujar Asep, Rabu (26/6).

Asep menjelaskan, Mujahid 212 memiliki tiga agenda. Pertama berjuang membela Islam kapanpun dan di manapun. Agenda kedua, imbuhnya, adalah istikamah membela umat dan rakyat.

"Ketiga agenda kita akan jadi bagian terpenting dalam aksi bela Indonesia," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia berharap aparat kepolisian tidak akan menghalangi massa yang akan menyampaikan aspirasinya. Ia juga menampik tuduhan makar yang mungkin disematkan kepada kelompoknya.

"Tidak ada kita ini untuk makar, kita minta dari mimbar ini jika ada massa yang hadir menyaksikan persidangan agar tidak dihalang-halangi," tegasnya.

Lebih lanjut, Asep memastikan besok pada saat sidang pleno keputusan MK tetap akan melakukan aksi turun ke jalan.

"Terakhir intinya saya ingin menyampaikan kepada alumni 212 ini, nanti silakan hubungi alumni 212 besok kita berkumpul minimal 1 juta orang," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww