Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Wah, Kasatpol PP Pekanbaru yang Ribut dengan Kombes Iwan, Ternyata Alumni Akmil Seangkatan Kapolri

Wah, Kasatpol PP Pekanbaru yang Ribut dengan Kombes Iwan, Ternyata Alumni Akmil Seangkatan Kapolri
Suasana cekcok Kasatpol PP Pekanbaru dan anggota BNN Riau di tempat hiburan malam
Sabtu, 24 Agustus 2019 14:11 WIB
PEKANBARU - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemko Pekanbaru Agus Pramono ternyata alumni Akademi Militer tahun 1987, se-angkatan dengan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Bahkan, Agus juga satu angkatan dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

“Saya tidak pensiun. Saya Akabri (sekarang Akmil) angkatan 1987,” ujar Agus, Sabtu (24/8/2019).

Agus terlibat bersitegang dengan Kabid Penindakan dan Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, Kombes Iwan Eka Putra, Jumat (23/8/2019) dini hari sekitar pukul 01.30 Wib. Saat itu, Satpol PP sedang menggelar razia tempat hiburan malam yang melebihi batas waktu operasional di Grand Dragon.

Entah tahu atau tidak siapa lawan bicaranya, Kombes Iwan sempat saling teriak dengan Agus yang ternyata satu angkatan dengan pimpinan nomor 1 di Polri tersebut. Meski demikian, Agus mengaku sudah menerima permintaan maaf melalui telepon dari Iwan. Namun, Agus tampaknya belum memberi maaf.

“Iwan sudah minta maaf sama saya, dan saya masih kesal karena mulutnya itu. Saya harus ketemu dengan Kepala BNN Riau bukan dengannya,” kata Agus.

Terkait status Agus di Pemerintahan, Sekda Kota Pekanbaru M Noer menyebutkan, Agus memang tidak aktif lagi di militer karena sudah pindah menjadi Pegawai Negeri Sipil. Itu merupakan alih status kepegawaian.

“Pak Agus sudah lama jadi PNS, pangkat terakhirnya di TNI adalah Kolonel. Tapi sekarang di Pemko Pekanbaru dia pangkatnya (golongan) 4 C, setara dengan Brigjen, bintang satu. Kalau saya setara dengan Mayjen bintang dua,” kata Noer saat dihubungi.

Keributan antara Kolonel Agus dengan Kombes Iwan berawal ketika Satpol PP menggelar razia di warung reman-remang, kemudian ke lokasi lain dan sampai lah akhirnya di Grand Dragon. Ketika itu, seorang pria tiba-tiba datang sambil marah-marah dan menanyakan perihal kedatangan Agus ke lokasi tersebut.

Sebab, Iwan mengaku sedang merencanakan untuk menangkap Bandar ekstasi 5.000 butir tapi keburu kabur karena ada razia penertiban Satpol PP.

“Target kita akan menangkap kurir narkoba yang diduga membawa 5.000 ekstasi tapi lolos gara-gara keributan itu. Artinya ada 5.000 butir ekstasi sekarang beredar di Pekanbaru, bisa jadi yang menggunakannya saudara kita, teman kita, atau anak-anak kita,” kata Kombes Iwan. (gs1)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Voli, Riau, PON, Badminton
wwwwww