Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
23 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
19 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Bahas Penguatan Lembaga dengan Mahasiswa Bandung, Ini Respon yang Diterima DPD...

Bahas Penguatan Lembaga dengan Mahasiswa Bandung, Ini Respon yang Diterima DPD...
Dok. DPD RI.
Jum'at, 22 November 2019 17:32 WIB
BANDUNG - Anggota DPD RI dari Provinsi Jawa Barat, Amang Syafrudin menyatakan, penguatan DPD RI sangat diperlukan dalam memperjuangkan kepentingan daerah hingga diterima di level nasional.

Dalam seminar bertajuk 'Sosialisasi Lembaga DPD RI: Kolaborasi Generasi Membangun Provinsi Jawa Barat' di Kantor DPD RI Provinsi Jawa Barat, Kamis (21/11/2019) kemarin, Amang menegaskan bahwa eksistensi DPD "harus diperkuat dalam sharing of power bersama DPR RI,".

Dalam acara yang mengundang Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari 11 perguruan tinggi se-Bandung Raya itu, mahasiswa menyatakan dukungan morilnya atas upaya penguatan peran DPD.

Kaum terdidik itu menilai, kuatnya DPD diperlukan untuk "percepatan pembangunan di daerah-daerah sehingga tidak akan lagi terdapat kesenjangan pembangunan,".

"Bidang-bidang apa saja yang diperlukan untuk penguatan DPD RI, kami siap membantu. Kalau perlu ada forum mahasiswa untuk merumuskan sehingga kinerja DPD RI dapat terukur”, tegas salah satu mahasiswa yang hadir, Twina, dari lembaga kajian UIN Sunan Gunung Djati.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPD RI dari Provinsi Jawa Barat, Asep Hidayat, menjelaskan bahwa terkait perjuangan dalam menyejahterakan daerah, DPD RI melalui Komite IV saat ini sedang menyusun sistem pelaporan keuangan Dana Desa yang berbasis aplikasi melalui Siskeudes.

Dengan terumuskannya sistem yang dikerjasamakan dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tersebut, DPD RI dapat melakukan pengawasan pengelolaan anggaran desa di seluruh daerah. Tujuannya agar pengelolaan keuangan desa dapat bersifat transparan dan akuntabel dalam tujuan menyejahterakan masyarakatnya.

"DPD RI memberikan perhatian pada pelaporan keuangan Dana Desa yang dilakukan oleh pemerintah desa melalui sistem keuangan desa. Jangan sampai pemerintah desa menyalahgunakan anggaran, dan mengawasi agar pelaporan dilakukan dengan jelas," ucap Asep yang juga merupakan Anggota dari Komite IV DPD RI.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Umum, Metropolitan, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww