Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Bukan Dirut, RUPS Pekan Depan Sahkan Ahok sebagai Komut Pertamina

Bukan Dirut, RUPS Pekan Depan Sahkan Ahok sebagai Komut Pertamina
Instagram Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Jum'at, 22 November 2019 18:05 WIB
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, mengumumkan bahwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditetapkan sebagai Komisaris Utama PT Pertamina. Pengisian posisi jajaran di Pertamina termasuk Ahok akan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina, pekan depan.

"Insya Allah sudah putus dari beliau, Pak Basuki akan jadi Komisaris Utama Pertamina," kata mantan Ketua Umum KOI itu di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019).

Terpisah, Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, mengatakan pengisian nama baru kepengurusan akan ditempatkan di berbagai jajaran Pertamina.

"Kan saya tidak ngomong dirut saja, tapi perubahan pengurusan baik itu di komisaris maupun direksi," tuturnya di Kementerian BUMN, Jumat.

Demikian dilaporkan IDN Times. Dalam pemberitaan GoNews Grup sebelumnya, Arya menyatakan bahwa kementeriannya telah mendengar penolakan beberapa pihak soal rencana masuknya Ahok ke jajaran petinggi BUMN Energi.

"Kementerian BUMN pasti terpengaruh, tapi kita analisis pertimbangannya apa, kita teliti masalahnya apa," Arya Sinulingga di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Sejauh ini, menurut Arya, penolakan beberapa pihak bukan berdasarkan persoalan kapasitas bisnis, tapi bersifat politis.

"Sudah kita diskusikan, lebih banyak politisnya dari pada urusan teknis perusahaannya. Jadi kita harap teman-teman Pertamina, bukan hanya Pertamina yah, yang pasti kita harap diterima lah," tutur Arya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Ekonomi, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww