Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
Pemerintahan
24 jam yang lalu
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
2
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
Politik
23 jam yang lalu
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
3
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
2 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
4
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
4 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
5
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
6
Supaya Tak Bergantung dari China, Wakil Ketua DPD: Kita harus jadi Produsen
Politik
23 jam yang lalu
Supaya Tak Bergantung dari China, Wakil Ketua DPD: Kita harus jadi Produsen
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ada Salam dari Pak SBY

Ada Salam dari Pak SBY
Salah satu momen keceriaan warga pengungsi bersama Wakil Ketua MPR RI, Sjarifudin Hasan di Pos Pengungsian GOR Pengadegan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/1/2019).
Sabtu, 04 Januari 2020 22:15 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Politisi Demokrat, Sjarifudin Hasan, berkeliling mengunjungi titik-titik lokasi banjir di Ibu Kota Jakarta. Syarif meminta warga pengungsi untuk sabar dan siap bangkit.

"Besok (Senin, red) mulai sekolah ya!" pinta Sjarif pada anak-anak di pos pengungsian RT 1/RW 12, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/1/2020) malam.

"Yang sabar ya! Insyaallah bisa diselesaikan. Tetep optimis, bangun kembali," kata Dia, di pos yang bertempat di kawasan Masjid Al Umariyah itu.

Menurut keterangan Ketua RW setempat, banjir yang datang setelah 7 tahun alpa ini, akibat jebolnya tanggul kali Pesanggrahan pasca hujan deras mengguyur Ibu Kota pada 1 Januari 2020, beberapa hari kemarin.

Bentangan tanggul yang jebol didorong derasnya aliran sungai, mencapai 20-25 meter.

Sekira 100 rumah dengan 225 KK, terdampak di lokasi ini. 100an anak usia Sekolah Dasar dan 60 orang anak usia Balita, serta 10 orang Lansia, mesti berjibaku menghadapi musibah ini.

Dari Pesanggrahan, Sjarif bertolak ke Pos Pengungsian di GOR Pengadegan, Jakarta Selatan. Warga terdampak di sini, berjumlah jauh lebih banyak. Tak beda dengan lokasi sebelumnya, dialog dengan satu persatu warga pun dilakoni.

Di kedua lokasi itu, Syarif menyerahkan berbagai bantuan dasar untuk kebutuhan pengungsi. Peralatan sanitasi, perlengkapan tidur, hingga perlengkapan anak sekolah dibagikan kepada warga-warga pengungsi.

Seorang wanita Lansia, meminta sajadah pada Sjarif. Kontan, sejarah yang ada di mobil pun diberikannya.

Kepada para pengungsi yang Ia kunjungi pada petang hingga malam itu, Sjarif menyatakan, sebagai anggota MPR dirinya berharap ini adalah banjir terakhir bagi para korban. Kata Sjarif, "tak boleh ada lagi banjir disini,".

Ia meminta, siapapun hendaknya mengerti bahwa banjir mesti ditangani secara komprehensif. Banjir, bukan hanya urusan seorang gubernur.

"Ini tanggungjawab bersama. Lebih utama dari pada pindah ibu kota," kata dia yang disambut seruan dukungan dari warga.

Harus ada koordinasi yang bagus dalam penanganan banjir, kata politisi senior di PD ini. Mulai dari Gubernur, "kalau perlu Presiden juga ikut. Karena presiden kita juga kan pernah jadi gubernur kan?".

Pesan terakhir Sjarif bahwa, "Ada salam dari Pak SBY!" pun, menambah antusiasme warga dalam menerima kunjungan dan bantuan di dua lokasi itu.***


wwwwww