Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
Lingkungan
13 jam yang lalu
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
2
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
3
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
Hukum
5 jam yang lalu
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
Ekonomi
10 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Ekonomi
11 jam yang lalu
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
6
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kecepatan Badai yang Rusak Rest Area Km 166 Cipali Capai 61 Km/Jam

Kecepatan Badai yang Rusak Rest Area Km 166 Cipali Capai 61 Km/Jam
Senin, 13 Januari 2020 18:52 WIB
MAJALENGKA - Badai mengamuk di rest area KM 166 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Sejumlah fasilitas seperti penerangan jalan umum (PJU) dan SPBU rusak.

Dalam video yang beredar di jagat maya, sejumlah fasilitas seperti meja, kursi, mesin pengisian bahan bakar, dan sejumlah orang terseret badai. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPD) Kabupaten Majalengka memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kertajati Kaupaten Majalengka Ahmad Faa Izyn mengatakan kecepatan angin yang merusak sejumlah fasilitas di rest area KM 166 Tol Cipali mencapai 33 knot atau 61 kilometer per jam.

"Kemarin dari analisa kami itu kecepatannya 33 knot, atau 61 kilometer per jam," kata Faa Izyn saat dihubungi detikcom, Senin (13/1/2020).

Faa Izyn memprediksi hingga 15 Januari nanti wilayah Majalengka berpotensi diguyur hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang. Biasanya, lanjut Faa Izyn, rata-rata kecepatan angin kencang mencapai 30 kilometer per jam.

"Kemarin itu di Cipali anginnya dua kali lipat kecepatannya. Potensi angin kencang ini berasal dari hujan. Kalau puting beliung itu ada tampaknya, kemarin itu angin dari hujan," katanya.

Faa Izyn mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap cuaca ekstrem. Sebelumnya, Corporate Communication Dept Head PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Theresia Dyah membenarkan adanya kejadian tersebut. Dyah menerangkan kejadian angin kencang yang merusak sejumlah fasilitas di KM166 Tol Cipali itu terjadi pada Sabtu (11/1/2020 kemarin.

"Beberapa fasilitas seperti penerangan jalan umum (PJU) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) rusak, tidak berfungsi secara maksimal," kata Dyah dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (13/1/2020).***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:GoNews Group, Umum, Peristiwa, Pemerintahan, DKI Jakarta, Jawa Barat

wwwwww