Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
13 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
9 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
8 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Badminton

Kecepatan Badai yang Rusak Rest Area Km 166 Cipali Capai 61 Km/Jam

Kecepatan Badai yang Rusak Rest Area Km 166 Cipali Capai 61 Km/Jam
Senin, 13 Januari 2020 18:52 WIB
MAJALENGKA - Badai mengamuk di rest area KM 166 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Sejumlah fasilitas seperti penerangan jalan umum (PJU) dan SPBU rusak.

Dalam video yang beredar di jagat maya, sejumlah fasilitas seperti meja, kursi, mesin pengisian bahan bakar, dan sejumlah orang terseret badai. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPD) Kabupaten Majalengka memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kertajati Kaupaten Majalengka Ahmad Faa Izyn mengatakan kecepatan angin yang merusak sejumlah fasilitas di rest area KM 166 Tol Cipali mencapai 33 knot atau 61 kilometer per jam.

"Kemarin dari analisa kami itu kecepatannya 33 knot, atau 61 kilometer per jam," kata Faa Izyn saat dihubungi detikcom, Senin (13/1/2020).

Faa Izyn memprediksi hingga 15 Januari nanti wilayah Majalengka berpotensi diguyur hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang. Biasanya, lanjut Faa Izyn, rata-rata kecepatan angin kencang mencapai 30 kilometer per jam.

"Kemarin itu di Cipali anginnya dua kali lipat kecepatannya. Potensi angin kencang ini berasal dari hujan. Kalau puting beliung itu ada tampaknya, kemarin itu angin dari hujan," katanya.

Faa Izyn mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap cuaca ekstrem. Sebelumnya, Corporate Communication Dept Head PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Theresia Dyah membenarkan adanya kejadian tersebut. Dyah menerangkan kejadian angin kencang yang merusak sejumlah fasilitas di KM166 Tol Cipali itu terjadi pada Sabtu (11/1/2020 kemarin.

"Beberapa fasilitas seperti penerangan jalan umum (PJU) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) rusak, tidak berfungsi secara maksimal," kata Dyah dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (13/1/2020).***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Voli, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww