Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Riau

Cegah Karhutla, Bupati Pelalawan Minta Pengadaan Alat Pemadam Kebakaran Desa

Cegah Karhutla, Bupati Pelalawan Minta Pengadaan Alat Pemadam Kebakaran Desa
Rakor Karhutla Pelalawan di Auditorium Kantor Bupati, Kamis (23/1/2020)
Kamis, 23 Januari 2020 13:46 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Kurangnya alat pemadam kebakaran portable yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan akan menyulitkan pemadaman api di lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Tahun ini diperkirakan musim kemarau panjang akan terjadi, sehingga wilayah Kabupaten Pelalawan rawan Karhutla.

Bupati Pelalawan, HM Harris menginstruksikan, desa yang belum memiliki alat penanganan Karhutla seperti alat pemadam api portable diharapkan dapat dianggarkan dari Anggaran Dana Desa (ADD).

"Saya minta kepada camat, ini harus dlterlaksana dalam anggaran ADD untuk peralatan pemadam dan masyarakat peduli api (MPA)," katanya di Auditorium Kantor Bupati Pelalawan, Kamis (23/1/2020)

Pada kesempatan rapat koordinasi (Rakor) membahas pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Bupati Harris berharap tahun 2020 tidak terjadi Karhutla di Pelalawan seperti tahun 2019.

"Meski karhutla kita pada tingkat menengah, karena dekat dengan ibukota provinsi maka menjadi sorotan. Jika di desa sudah ada alat, sedikit api langsung dipadamkan tak menunggu dari tim lagi," pungkas Bupati Harris.*

Kategori:Voli, Riau
wwwwww