Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
15 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
10 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
9 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Quick Wins Polri, Kasatpolair Polres Labuhanbatu Gelar Penyuluhan Bahaya Organisasi Radikal

Quick Wins Polri, Kasatpolair Polres Labuhanbatu Gelar Penyuluhan Bahaya Organisasi Radikal
Senin, 27 Januari 2020 18:01 WIB
Penulis: Penry Nababan SH
LABUHANBATU - Satuan Polair Polres Labuhanbatu melaksanakan penyuluhan bahaya organisasi radikal dan anti pancasila, Senin (27/1/2020) pagi di Aula Kantor Kepala Desa Sei Baru, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Penyuluhan ini menindaklanjuti Surat Perintah Kapolres Labuhanbatu Nomor : Sprin/06/I/HUK.10.2./2020 tanggal 24 Januari 2020 yang dilaksanakan Aiptu Jaya Syahputra (selaku Katim) bersama dengan Bripka Karno, Brigadir Asep Muhammad Nuzul dan Brigadir Wahyudianto.

Kasatpolair AKP Iman Azhari Ginting menyampaikan, penyuluhan ini penting dilaksanakan agar paham radikal dan anti Pancasila tidak menyebar luas.

"Kita tidak mau paham ini menyebar luas hingga ke pelosok desa terpencil. Kita tidak ingin masyarakat kita terlibat, makanya penyuluhan ini kita lakukan," ungkap Kasat diwakili Katim Aiptu Jaya Syahputra.

"Sebelum masyarakat kita dipengaruhi kelompok tersebut, kita berikan pemahaman dan berharap mereka tidak terbujuk dan juga akan memberikan informasi ke kita apabila ada mendengar, melihat adanya kelompok terlarang, menyebarkan paham radikal dan anti Pancasila, sehingga akan cepat kita atasi,” pesannya.

Dia juga menegaskan, untuk menjaga menciptakan ketenteraman merupakan tugas dan tanggung jawab bersama, baik masyarakat maupun aparat kepolisian.

Dalam penyuluhan yang dirangkaikan dengan diskusi dan tanya jawab, dilanjutkan dengan penandatanganan naskah deklarasi bersama menolak dan menghindari paham organisasi radikal dan anti Pancasila.

Di akhir kesempatan, Satpolair turut memberikan bantuan sarana kontak berupa bendera merah putih, teks Pancasila, life buoy dan paket sembako.

Editor:Penry
Kategori:Sumatera Utara, Olympic, PON
wwwwww