Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
Kesehatan
21 jam yang lalu
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
2
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
19 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
3
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
19 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
4
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
5
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan 'Smartcard'
DPR RI
19 jam yang lalu
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan Smartcard
6
Dewas Tunjuk Iman Brotoseno Abaikan DPR, TVRI Mau Dibawa Kemana?
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Dewas Tunjuk Iman Brotoseno Abaikan DPR, TVRI Mau Dibawa Kemana?
Home  /  Berita  /  Riau

Terkait Maskot Pilkada, KPU Kuansing Minta Masukan LAMR

Terkait Maskot Pilkada, KPU Kuansing Minta Masukan LAMR
Ketua KPU Kuansing Irwan Yuhendi.
Senin, 27 Januari 2020 17:24 WIB
Penulis: Wirman Susandi

TELUKKUANTAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau sedang menyiapkan maskot dan logo untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kuansing 2020.

Sebelum maskot tersebut diresmikan, KPU Kuansing meminta masukan kepada Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kuansing, Senin (27/1/2020) di Sekretariat KPU Kuansing.

Ketua KPU Kuansing Irwan Yuhendi menyatakan pihaknya sedang menyusun konsep maskot, logo dan tagline yang akan digunakan pada Pilkada mendatang.

"Kalau tahun 2015, maskotnya Bang Jalur dengan tagline 'bajalur'. Nah, kita ingin mengangkat tema budaya Kuansing juga. Karena itu, kita minta masukan dari pengurus LAMR Kuansing," ujar Irwan.

Dikatakan Irwan, KPU Kuansing sengaja menerapkan kosep budaya atau adat istiadat masyarakat Kuansing. Selain punya nilai, Irwan optimis hal itu bisa mempromosikan pariwisata Kuansing ke luar.

"Agar kita tidak salah, maka kita undang datuk-datuk dari LAMR guna memberikan masukan terhadap konsep maskot yang akan kita buat," papar Irwan.

Sementara itu, Ketua MKA LAMR Kuansing Pebri Mahmud mengapresiasi langkah KPU Kuansing yang melibatkan unsur adat dalam pembuatan maskot.

"Kita mendukung apa yang dilakukan KPU Kuansing. Konsepnya familiar dengan masyakarat Kuansing, suasana adat terasa kental," ujar Pebri.

Menurut Pebri, segala persoalan kalau diselesaikan dengan pendekatan adat istiadat, maka akan selesai. Di sisi lain, dengan adanya maskot yang akan dibuat, maka nuansa adat istiadat akan lebih terasa pada Pilkada mendatang.

"Kita menginginkan pemilihan yang aman, damai, sejuk, ramah dan tidak ada gesekan diantara masyarakat. Itu yang kita harapkan," ujar Pebri.***

Kategori:Politik, Riau

wwwwww