Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
20 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Jelang Munas SOKSI, Bamsoet Tegaskan Pentingnya Ormas sebagai Kekuatan Sosial Bangsa

Jelang Munas SOKSI, Bamsoet Tegaskan Pentingnya Ormas sebagai Kekuatan Sosial Bangsa
Foto: Ist.
Minggu, 02 Februari 2020 14:16 WIB
JAKARTA -Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang ada di tanah air mampu menjadi kekuatan sosial bangsa Indonesia dalam menjaga dan mengamalkan Pancasila. Selain, membangun manusia Indonesia yang berkarya, berinovasi serta bermartabat.

"Setiap Ormas harus mampu merawat kebhinekaan bangsa guna mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Peran Ormas tersebut digunakan untuk kepentingan cita-cita nasional dalam rangka menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujar Bamsoet usai bertemu Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie di Jakarta, Jumat (31/1/20) lalu.

Bamsoet yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), mengunjungi Aburizal Bakrie bersama Pengurus Dewan Pimpinan Nasional (Depinas SOKSI). Antara lain, Plt. Ketum Depinas SOKSI Bobby Suhardiman, Mantan Duta Besar Indonesia Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBPP) Untuk Denmark dan Lithuania, Bomer Pasaribu, politisi Partai Golkar Agun Gunanjar, Thomas Suyatno, A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra, Ferdiansyah dan Fatahillah Ramli.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menuturkan, guna menguatkan peran SOKSI dalam menjaga Pancasila dan NKRI, SOKSI akan mengadakan Munas pada April 2020 mendatang. SOKSI akan terus melakukan penguatan konsolidasi internal organisasi agar tidak ada perpecahan.

"Maju tidaknya sebuah organisasi tergantung dari sejauhmana soliditas dan militansi para kadernya. Saya yakin perjalanan panjang yang sudah dilalui SOKSI sejak tahun 1960-an telah menempa para kadernya untuk tetap berada dalam satu barisan. Tidak terhasut atau terganggu oleh gerakan yang bisa meluruhkan cita-cita organisasi," kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini berharap Munas SOKSI akan semakin mengokohkan pengabdian SOKSI kepada Ibu Pertiwi. Dirinya juga mengapresiasi langkah SOKSI melakukan silaturahim ke berbagai tokoh nasional, sehingga semakin menguatkan eksistensi SOKSI dalam kancah kebangsaan.

"Silaturahim seperti yang baru dilakukan ke Pak Aburizal Bakrie, perlu terus dilakukan oleh SOKSI dan diperluas jangkauannya ke berbagai tokoh bangsa lainnya. Dengan banyak mendapat dukungan dari tokoh-tokoh nasional akan membuat SOKSI kian solid dan lebih besar lagi," tutur Bamsoet.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina SOKSI Aburizal Bakrie menyambut baik rencana penyelenggaraan Munas SOKSI pada bulan April mendatang. Ical berharap Munas SOKSI akan kian memperkuat SOKSI.

"Insya Allah saya akan hadir dalam Munas SOKSI. Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada para kader SOKSI. Bukan hanya permasalahan di bidang ekonomi, tapi juga budaya dan peradaban," kata Ical.

Ical juga menyarankan agar SOKSI melakukan rebranding. Rebranding harus dilakukan agar SOKSI mampu mengikuti perkembangan zaman dan diminati dikalangan pekerja milenial.

"Rebranding SOKSI tentu juga akan berdampak positif kepada partai yang didirikan SOKSI, yakni Partai Golkar. Karena SOKSI tetap menjadi kekuatan penting dan tulang punggung Partai Golkar,” pungkas Ical.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww