Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
15 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
10 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
9 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Hasil Survei Kinerjanya Lebih Rendah dari Jusuf Kalla, Fahri Hamzah: Ma'ruf Amin Kan Cuma Ban Serep

Hasil Survei Kinerjanya Lebih Rendah dari Jusuf Kalla, Fahri Hamzah: Maruf Amin Kan Cuma Ban Serep
Selasa, 18 Februari 2020 12:33 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Survei Indo Barometer yang menujukkan Wakil Presiden Maruf Amin mendapatkan predikat kinerja rendah ketimbang Jusuf Kalla saat menduduki posisi RI-2 dinilai wajar.

Pasalnya, tugas JK, sapaan mantan wakil presiden periode pertama Presiden Jokowi, dengan Maruf Amin peranannya berbeda sekalipun mendampingi orang yang sama.

Begitu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah kepada wartawan di Kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Senin (17/2).

“Pak Maruf itu menurut saya beda dengan tugas Pak JK. Pak JK itu ke manajemen, tugas Pak Maruf itu simbolik aja. Jadi dia (Maruf Amin) menjaga simbol partisipasi kelompok Islam di dalam pemerintahan,” kata Fahri Hamzah.

Menurut Fahri Hamzah, tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) wakil presiden itu ibarat ban serep atau sebagai cadangan.

Namun, dia tidak bisa diganti lantaran telah dipercayai masyarakat menjadi orang nomor dua di Indonesia.

“Memang Tupoksi Pak Wapres itu di dalam demokrasi dalam tradisi kita ya hanya ban serep, dia hanya fungsional kalau difungsikan. Tapi jangan lupa, dia adalah orang yang tidak bisa diganti karena dia dipilih oleh rakyat,” tegas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Lebih lanjut, Fahri Hamzah mendorong mantan Rais Aam PBNU itu untuk tetap menjadi tokoh rekonsiliatif membina umat agar tidak terjadi pertengkaran antar satu dengan yang lainnya.

Sebab, salah satu tugas Maruf Amin sebagai Wakil Presiden antara lain untuk membina umat.

“Karena itu saya mendoromg Pak Maruf jangan berpihak, kalau bisa dia ambil jalan tengah dari pikiran-pikiran yang moderat. Jadi dia jangan mengambil titik ekstrim dari pikiran itu. Itu peran yang paling baik ya,” ujar Fahri Hamzah.***

wwwwww