Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
16 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
18 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
23 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
4
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
24 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
21 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Peristiwa
19 jam yang lalu
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Tampil Beda, Persela Lamongan Potong Tumpeng

Tampil Beda, Persela Lamongan Potong Tumpeng
Kamis, 27 Februari 2020 23:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution
LAMONGAN -  Boleh-boleh saja kontestan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 launching atau peluncuran skuad dengan menggelar acara besar-besaran. Tetapi, tidak demikian dengan Persela Lamongan. 

Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini, lebih memilih untuk menggelar Doa Bersama, dalam balutan tema "Mempererat Kekeluargaan, Meraih Prestasi", di mess Persela, Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo No 28, Kelurahan Tumenggungan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (26/2/2020). 

Dalam doa bersama yang diakhiri dengan potong tumpeng dalam menyambut kompetisi Liga 1, manajemen menghadirkan pemain, tim pelatih, suporter, anak yatim piatu hingga penyandang disabilitas. 

"Doa bersama ini lebih efektif. Untuk itu kita malam ini mengadakan doa bersama, sebaik-baiknya kita, kalau tidak dapat ridho dari Tuhan tentu itu semua tidak akan terjadi," tutur CEO Persela Yuhronur Efendi. 

Namun, dikatakan Yuhronur, manajemen Persela tidak menutup kemungkinan untuk memperkenalkan para penggawa yang berseragam Persela di kompetisi musim 2020 ke publik. 

"Nanti kita lihat lagi, kalaupun waktunya memungkinkan yah akan kita launching dengan tetap melihat situasi. Nanti kita launching pemainnya di stadion kan sama saja," ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kabupaten (Seskab) Lamongan ini. 

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan doa bersama ini, manajemen mengharapkan pencapaian lebih baik bisa diraih Laskar Joko Tingkir di kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020. 

"Kita selalu menetapkan target yang lebih baik dari tahun lalu. Siapa yang tidak ingin timnya juara. Kita cukup realistis dengan apa yang kita miliki tapi kita terus berusaha untuk terus menjadi yang lebih baik dan bisa juga yang terbaik dari seluruh tim yang ada," ucap Yuhronur. 

Di tempat yang sama, Eky Taufik Febriyanto, Kapten Persela berharap, doa bersama ini memberikan dampak positif untuk psikologis pemain. "Semoga malam ini bisa memberikan dampak positif pada kita Liga 1 nanti," katanya. 

Lebih jauh Eky berharap semua elemen di Persela bisa  bersinergi untuk mengarungi ketatnya persaingan kompetisi Liga 1. "Kita akan berjuang 10-11 bulan, itu perlu kerjasama semua pemain, manajemen, suporter, apapun yang terjadi saling berjuang bersama-sama," tuturnya. ***


wwwwww