Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
13 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
17 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
12 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Tiga Kali Keluar Masuk Penjara, Residivis Tertangkap Lagi dalam Kasus Narkoba

Tiga Kali Keluar Masuk Penjara, Residivis Tertangkap Lagi dalam Kasus Narkoba
Tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Dharmasraya.
Kamis, 12 Maret 2020 19:30 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Tidak bosan-bosannya, sudah tiga kali masuk tahanan, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap aparat Satres Narkoba Polres Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar).

Pelaku bernama Juli Surya (41 tahun), warga Jorong Arumbai, Nagari Gunung Selasih, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, ditangkap tim Opsnal yang dipimpin langsung Kasatres Narkoba Iptu Rajulan Harahap SH.

Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah SIk MT melalui Kasatres Narkoba Iptu Rajulan Harahap SH, Kamis (12/3/2020) mengatakan, pihaknya telah mengamankan seorang residivis kasus narkotika.

"Menurut data dan pengakuan pelaku sendiri, ia sudah tiga kali masuk tahanan dalam kasus yang sama (narkotika) dan baru bebas dari LP pada bulan Desember 2019 lalu," kata Kasatres Narkoba.

Kronologis penangkapan, katanya, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya seorang residivis yang baru bebas dari LP diduga melakukan transaksi narkotika di Kecamatan Pulau Punjung.

"Mendapat informasi tersebut anggota kami melakukan penyilidikaan. Memang betul sekali, pada Selasa tanggal 10 Maret 2020 sekitar jam 17.30 WIB, kami bersama anggota Satres Narkoba Polres Dharmasraya menangkap pelaku bernama Juli Surya, umur 41 tahun, alamat Jorong Arumbai, Nagari Gunung Selasih, Kecamatan Pulau Punjung," katanya.

Petugas melakukan penggeledahan terhadap pelaku dan ditemukan barang bukti, berupa kertas print out ATM yang berisikan 1 paket narkotika jenis sabu.
Selanjutnya di rumah tersangka ditemukan satu buah deodoran merek Rexona yang berisikan narkotika jenis sabu sebanyak 3 paket sabu, timbangan digital, seperangkat alat hisab sabu.

"Selanjutnya pelaku dibawa ke RSUD Sungai Dareh untuk dilakukan tes urine. Hasilnya, positif menggunakan metamvetamin (sabu). Dan pelaku bersama barang bukti diamankan di sel tahanan Polres Dharmasraya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," katanya.

”Pelaku dijerat dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 112, 114 dan 127. Dimana, ancaman hukumannya di atas sepuluh tahun penjara,” pungkas Kasatresnarkoba Rajulan. (ep)

wwwwww