Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Riau

Imbas Corona, 6 Hotel Tutup dan Sejumlah Agenda Pariwisata Riau Ditunda

Imbas Corona, 6 Hotel Tutup dan Sejumlah Agenda Pariwisata Riau Ditunda
Ilustrasi.
Selasa, 14 April 2020 15:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Terhitung dari pekan keempat Maret sampai Juni 2020, sedikitnya ada 40 event pariwisata yang akan digelar di kabupaten/kota di Riau sesuai Kalender Pariwisata Riau yang kemungkinan ditunda atau bisa juga dibatalkan gegara merebaknya virus Corona di Riau.

Lima di antaranya adalah event kegiatan dukungan Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau. Demikia diungkapkan Plt Kepala Dinas Pariwisata Riau, Raja Yoserizal Zen, Selasa (14/4/2020) di Pekanbaru.

"Ada lima event yang ditunda karena virus Corona. Itu kegiatan yang mendapat dukungan Dispar Riau. Kelima agenda pariwisata itu yakni Festival Subayang Kampar. Kemudian Lomba Mancing Dumai. Selanjutnya, Balimau Langgam di Pelalawan, Atib Koambai Rokan Hilir dan Festival Pantai Rupat Bengkalis pada bulan Juni juga ditunda," ujarnya.

Sedangkan event-event lain yang masuk Kalender Pariwisata Riau, Yose berharap kabupaten/kota sebagai penyelenggara dapat menunda sementara waktu, karena situasi dan kondisi merebaknya virus Corona tidak mungkin kegiatan itu dilaksanakan.

"Ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Jadi kita ikuti lah kebijakan ini untuk keselamatan masyarakat," cakapnya.

Imbas Pandemi Corona 6 Hotel Tutup Sementara

Dinas Pariwisata Riau menerima laporan dari PHRI (Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia) Riau, ada enam hotel dan satu restoran dan pusat konvensi tutup di Pekanbaru. Kondisi ini akibat penyebaran virus Corona membuat jumlah tamu hotel di Pekanbaru turun drastis. Sedikitnya ada enam hotel yang tutup sementara karena pendapatan berkurang.

"Ini yang kita terima dari organisasi PHRI. Kondisi ini memang tidak terelakkan lagi sejak minimnya hunian hotel selama status tanggap darurat COVID-19, Ini imbas dari wabah COVID-19 yang terjadi saat ini," ujar Raja Yoserizal Zein.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Riau, jumlah usaha akomodasi berdasarkan pendataan 2018 tercatat Riau memiliki 501 usaha akomodasi dengan 17.830 kamar dan 26.178 tempat tidur. Di Riau hotel berbintang paling banyak di Pekanbaru yaitu sebanyak 66 hotel dengan kapasitas kamar sebanyak 6.228 kamar dan tempat tidur 8.728 unit.

Sementara, Ketua PHRI Riau Nofrizal mengatakan okupansi kamar hotel di Riau saat ini berada di bawah 10 persen. Dia mengatakan pengelola hotel kesulitan membayar biaya operasional. Kondisi ini tidak memungkinkan untuk menanggulangi biaya operasional dan menggaji karyawan tidak memungkinkan lagi.

“Seluruh anggota PHRI sudah menjalankan protokoler yang ditetapkan pemerintah. Namun kondisi saat ini tingkat huniannya sangat rendah sekali," pungkas Nofrizal.

Plt Kadispar Ria, Raja Yoserizal Zen mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tingkatkan kewaspadaan, melakukan pembatasan fisik (physical distancing) . Dijelaskanya, walaupun tidak sakit, belum tentu orang yang ditemui itu negatif covid-19 dan tidak menyebarkan virusnya. Maka pilihan yang terbaik adalah tetap di rumah dan hindari keramaian

“Bila harus keluar, gunakan masker (lebih baik menggunakan masker kain daripada tidak sama sekali) sesuai dengan imbauan Gubernur Riau Nomor 96 Tahun 2020 tentang penggunaan masker untuk mencegah penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Rutin mencuci tangan (lebih efektif mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dibandingkan hand sanitizer),” jelasnya.

“Jaga pola hidup sehat, makan buah dan sayuran, berolahraga rutin, konsumsi vitamin yang cukup, tidak menyebarkan informasi pribadi dari pasien seperti nama, alamat, dan keluarganya. Menjaga kerahasiaan data pasien merupakan kewajiban kita semua sesuai Pasal 57 UU 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Mari beri dukungan untuk pasien positif, PDP, ODP, dan tenaga medis. Jangan berstigma negatif terhadap mereka. Tetap berdoa, Insya Allah kita akan melewati semua ini. Semoga kita tetap sehat dan selalu berada dalam lindungan Allah,” tandasnya.***

Kategori:PON, Olympic, Voli, Riau
wwwwww