Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
23 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
23 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Kriminal

Isi Rapat Tertutup Komisi IX dengan Kemenkes

Isi Rapat Tertutup Komisi IX dengan Kemenkes
Anggota Komisi IX Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay. (Foto: Dok. Pribadi)
Selasa, 05 Mei 2020 01:22 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IX Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay mengungkap dua isu krusial yang alot dibahas dalam rapat bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto.

Pertama, soal anggaran yang nilainya tak cukup jelas, dan ternyata belum cair. Ini menimbulkan kekhawatiran DPR akan penanggulangan Pandemi Corona/Covid-19 dari aspek kesehatan.

"Awalnya disebut di media akan ada anggaran Rp 75 triliun. Lalu dipaparkan ke komisi IX Rp 61,9 Triliun, paparan berikutnya berubah menjadi Rp 70,7 Triliun. Lalu, rapat tadi dipaparkan menjadi Rp 59,03 Triliun. Ada perubahan yang sangat jauh," kata Saleh saat dihubungi wartawan, Senin (4/5/2020).

Ternyata, kata Saleh, anggaran yang disampaikan baru tahap perencanaan. Sementara anggaran rilnya, Kemenkes baru menerima sedikit sekali.

"Tentu kita khawatir masyarakat tidak terlayani dengan baik. Sebab, pelayanan terhadap pasien COVID-19 dan juga perlindungan para tenaga medis sangat mendesak. Ini yang belum mendapat jawaban yang dinilai memuaskan," kata Saleh.

Selanjutnya, soal kriteria daerah yang diberi izin untuk PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Lalu, kata Saleh, "dibahas juga ketidaktegasan pemerintah dalam melaksanakan PSBB,".

Dalam lansiran kumparan.com, rapat ini berlangsung secara tertutup, kurang lebih 7 jam, dari sekitar pukul 11.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Rencananya, Komisi IX akan melanjutkan rapat kerja bersama Terawan pada Selasa (5/5) pukul 16.00 WIB, sore hari nanti.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww