Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
21 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
19 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Kriminal

PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi

PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
Situasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI dengan Eselon I Kemendikbud RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2020). (Foto: Zul/GoNews.co)
Jum'at, 10 Juli 2020 08:31 WIB
JAKARTA - Rata-rata di atas 59 persen siswa Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) baik di daerah 3T maupun non 3T, mengalami kesulitan memahami pelajaran dalam model Pembelajaran jarak Jauh (PJJ).

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI dengan Eselon I Kemendikbud RI, Kamis (9/7/2020). Catatan lain, di atas 50 persen siswa Dikdasmen juga mengalami kurang konsentrasi ketika belajar dengan model PJJ.

Terkait hal itu, Anggota Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati berpandangan, PJJ memang hanya bisa diterapkan dalam kondisi darurat pandemi Covid-19 saat ini.

"Bicara saat ini, menurut hemat saya dengan catatan yang ada, menunjukkan bahwa PJJ itu memang belum efektif untuk diterapkan di Indonesia," kata Esti.

Karenanya, kata Esti, "ketika ada yang berpendapat bahwa PJJ akan diterapkan secara keseluruhan, saya nyatakan dengan tegas saya menolak,".

Penolakan ini juga menimbang belum jelasnya bagi Esti, roadmap ketika PJJ harus diterapkan secara keseluruhan, dan berapa tahun lagi PJJ bisa diterapkan.

"Kalau kemudian kita bicara mengenai misalnya tidak perlu memperbaiki gedung yang rusak PJJ, atau mungkin mengurangi guru karena PJJ-tidak perlu banyak guru, saya kira itu nanti," tandas Esti.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Kriminal, Nasional, Umum
wwwwww