Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
16 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
17 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
4
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
15 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
5
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
16 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
16 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Linkedin PHK 960 Pekerjanya

Linkedin PHK 960 Pekerjanya
Ilustrasi: Ist.
Rabu, 22 Juli 2020 09:24 WIB
JAKARTA - Jejaring sosial yang ditujukan untuk kaum profesional, LinkedIn, mem-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) 960 orang atau 6% karyawannya di seluruh dunia, oleh sebab Pandemi Covid-19.

Dikutip dari reuters, Rabu (22/72/2020), keputusan sulit ini ditetapkan, setelah beberapa minggu gelaran diskusi dan pertimbangan.

"Bisnis Talent Solutions kami terus terimbas lantaran semakin sedikit perusahaan, termasuk kami, merekrut dengan volume yang sama seperti sebelumnya. Saya ingin Anda tahu bahwa ini adalah satu-satunya PHK yang kami rencanakan," kata CEO LinkedIn, Ryan Roslansky.

Karyawan yang kena PHK akan segera diberitahu dan diundang rapat agar mereka mengetahui langkah berikutnya. Kata Rolansky, "jika Anda tidak menerima undangan rapat, berarti Anda tidak terdampak oleh perubahan ini,".

Untuk diketahui, linkedin merupakan layanan milik Microsoft. Linkedin tercatat memiliki kantor di sekitar 30 kota berbagai negara dan mempekerjakan total sebanyak 16 ribu orang di seluruh dunia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Internasional, Ekonomi

wwwwww