Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Ngotot Mau Nyapres, PDIP Minta Ganjar Pindah Partai Lain
Politik
18 jam yang lalu
Jika Ngotot Mau Nyapres, PDIP Minta Ganjar Pindah Partai Lain
2
Markis Kido Meninggal Dunia, Menpora Amali: Selamat Jalan Pahlawan Bulutangkis
Olahraga
19 jam yang lalu
Markis Kido Meninggal Dunia, Menpora Amali: Selamat Jalan Pahlawan Bulutangkis
3
Kaka Slank Ajak Masyarakat Tak Takut Vaksinasi, Netizen: Kayaknya Ngincar Komisaris Nih!
Peristiwa
19 jam yang lalu
Kaka Slank Ajak Masyarakat Tak Takut Vaksinasi, Netizen: Kayaknya Ngincar Komisaris Nih!
4
Rizal Falconi Persembahkan Gelar Juara Buat Keluarga
Olahraga
19 jam yang lalu
Rizal Falconi Persembahkan Gelar Juara Buat Keluarga
5
Viral HP Dibegal saat Pemiliknya Live IG, Pelaku Tak Sadar Wajahnya Terekam
Peristiwa
17 jam yang lalu
Viral HP Dibegal saat Pemiliknya Live IG, Pelaku Tak Sadar Wajahnya Terekam
6
Robert Albert Masih Soroti Finishing Touch Pemain Persib
Sepakbola
19 jam yang lalu
Robert Albert Masih Soroti Finishing Touch Pemain Persib
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Berdalih Diizinkan Istri karena Belum Bisa Hamil, Ayah Perkosa Anak Tiri Berkali-kali Hingga Melahirkan

Berdalih Diizinkan Istri karena Belum Bisa Hamil, Ayah Perkosa Anak Tiri Berkali-kali Hingga Melahirkan
Ilustrasi korban pencabulan.(int)
Selasa, 28 Juli 2020 09:06 WIB
MAMASA - Aparat Satuan Reskrim dan Unit PPA Polres Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), menangkap pria berinisial SP karena dilaporkan memerkosa anak tirinya berusia 16 tahun hingga hamil dan melahirkan.

Kepada polisi, pelaku berdalih mendapat izin dari istrinya (ibu kandung korban) untul memerkosa putri tirinya karena sang istri belum bisa hamil sejak mereka menikah.

Dikutip dari Kompas.com, warga Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa ini ditangkap parat Satuan Reskrim dan Unit PPA Polres Mamasa di Kecamatan Sumarorong.

Selain menangkap pelaku, polisi juga memeriksa ibu kandung korban. Hal ini lantaran pelaku mengaku mendapat izin dan bahkan melakukan pemerkosaan di depan istrinya.

Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto mengatakan, kasus ini terbongkar setelah paman korban melaporkan kejadian yang menimpa keponakannya kepada polisi. Awalnya, keluarga mendesak korban untuk menceritakan peristiwa yang dialami.

''Setelah didesak, korban akhirnya menceritakan perbuatan bejat ayah tirinya. Bahkan perbuatan tersebut dilakukan berkali-kali,'' katanya.

Saat ini polisi masih mendalami peran dari ibu korban. Namun yang ditetapkan tersangka baru ayah tiri korban.

Atas perbuatan bejatnya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 Ayat 2 dan 3 tentang Undang-Udang Perlindungan Anak.

Sejumlah polisi masih menjaga rumah pelaku lantaran menghindari emosi keluarga korban.***

Editor:hasan b
Sumber:inews.id
Kategori:Peristiwa, Hukum
wwwwww