Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
18 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
18 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
Kesehatan
23 jam yang lalu
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
4
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
22 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
5
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
21 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
6
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Peristiwa
23 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Home  /  Berita  /  DPR RI

Parlemen ASEAN Sepakati Kerjasama Penanganan Covid-19 dan Konflik Laut China Selatan

Parlemen ASEAN Sepakati Kerjasama Penanganan Covid-19 dan Konflik Laut China Selatan
Wakil Ketua DPR RI bidang Korpolkam, Azis Syamsuddin. (Foto: Ist.)
Kamis, 10 September 2020 20:13 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI bidang Korpolkam, Azis Syamsuddin mengungkapkan, seluruh anggota Sidang AIPA Ke-41 sepakat menyelesaikan Pandemi Covid19 beserta dampaknya, baik dari penanggulangan Covid-19 serta kerjasama terkait pembuatan dan distribusi vaksin.

"Sehingga ke depannya, pemulihan ekonomi di ASEAN dapat kembali normal, sesuai dengan cita-cita Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)," kata Aziz usai menghadiri Second Plenary dan penutupan Sidang Umum Organisasi Parlemen se-ASEAN (AIPA) secara virtual, (10/9/2020).

Terkait dengan Konflik Laut China Selatan, Azis Syamsuddin menegaskan bahwa delegasi dari negara-negara ASEAN sepakat menciptakan perdamaian, meredakan ketegangan, melakukan langkah-langkah kerjasama multilateral dalam menjunjung penerapan hukum Internasional termasuk United Nations Convention on The Law Of The Sea (UNCLOS).

"Kita berharap semua pihak yang terlibat sengketa Laut China Selatan dapat memprioritaskan pendekatan Multilateral dalam mencari solusi terbaik demi terwujudnya sentralitas ASEAN yang damai, aman, stabil dan sejahtera," ujarnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, DPR RI, Internasional, Nasional, Politik

wwwwww