Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
Peristiwa
5 jam yang lalu
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
2
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
3
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
Olahraga
22 jam yang lalu
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
4
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
5
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
Peristiwa
9 jam yang lalu
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
6
Kecepatan dan Ketepatan Target Penanganan Teroris, Indonesia harus Belajar dari New Zealand
Hukum
8 jam yang lalu
Kecepatan dan Ketepatan Target Penanganan Teroris, Indonesia harus Belajar dari New Zealand
Home  /  Berita  /  Politik

Survei Membuktikan! PDIP Wangi meski Belasan Ribu Cuit Ramaikan Tagar #PDIPJuaraKorupsi

Survei Membuktikan! PDIP Wangi meski Belasan Ribu Cuit Ramaikan Tagar #PDIPJuaraKorupsi
Ilustrasi PDIP. (gambar: ist./pikiran rakyat via seputar tangsel.com)
Rabu, 24 Februari 2021 09:27 WIB
JAKARTA - PDIP (Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan) tercatat sebagai partai yang masih diminati publik dalam konteks pemetaan politik 2024 berdasarkan hasil survei, Meskipun, partai ini sempat disebut 'juara korupsi' melalui sebuah tagar di Twitter.

Rilis survei nasional dari LSI (Lembaga Survei Indonesia) tertanggal 22 Februari 2021 menyebut, bahwa PDIP dipilih oleh 20,1% responden ketika ditanya; "Jika pemilihan anggota DPR RI diadakan sekarang ini, partai atau calon dari partai mana yang akan Ibu/Bapak pilih di antara partai berikut ini?".

Ketika pertanyaan disimulasikan semi terbuka dengan menunjukkandaftar 17 partai dan responden boleh menyebutkannama lain, PDIP bahkan dipilih lebih banyak lagi responden yakni sebanyak 24.5%.

Dalam laporan survei LSI itu, 35,4% responden mengaku merasa dekat dengan PDIP. Dari jumlah itu, 56,6% mengaku merasa 'cukup dekat' dengan PDIP, dan 15,9 persen mengaku 'sangat dekat'.

Laporan survei LSI yang dikutip GoNews.co pada Rabu (24/2/2021) itu, menyebut bahwa populasi survei adalah warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih. Ada 1200 responden yang dipilih acak kemudian di-oversample di 11 provinsi sehingga total sample yang dianalisis tercatat sebanyak 2300 responden.

Sebelumnya, yakni pada pukul 18.43 WIB, Minggu (21/2/2021)-sehari sebelum tanggal rilis survei, PDIP terpantau menjadi sorotan di jagat maya, Twitter, melalui tagar #PDIPJuaraKorupsi. Saat itu, tagar tersebut telah diramaikan oleh sebanyak 14.4 ribu cuitan.

Seperti diketahui, sedikitnya ada 3 orang kader PDIP yang terjaring KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Mengutip data cnbcindinesia, tiga orang kader PDIP tersebut yaitu Wali Kota Cimahi yang juga Ketua DPC PDIP Kota Cimahi, Ajay Priatna (27 November 2020), Bupati Banggai Laut yang juga Ketua DPC PDIP Banggai Laut, Wenny Bukamo (3 Desember), dan Menteri Sosial yang juga Wakil Bendahara Umum PDIP, Juliari Batubara (6 Desember).

Dalam kasus yang menjerat Juliari-kasus bansos, bahkan ada nama kader PDIP lainnya dan satu inisial yang juga disebut-sebut. Ini menjadi pemberitaan berbagai media massa.

Terkait kader yang terjerat kasus di KPK, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto pada Minggu (6/12/2020) tegas menyatakan, "Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati selalu memberikan arahan kepada kadernya yang punya jabatan politik untuk tidak melakukan penyalahgunaan kekuasan, tidak korupsi,".

"Tertib hukum adalah wajib bagi wajah pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi," kata Hasto.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Politik, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww