Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
Peristiwa
5 jam yang lalu
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
2
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
3
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
Olahraga
21 jam yang lalu
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
4
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
5
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
Peristiwa
9 jam yang lalu
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
6
Kecepatan dan Ketepatan Target Penanganan Teroris, Indonesia harus Belajar dari New Zealand
Hukum
8 jam yang lalu
Kecepatan dan Ketepatan Target Penanganan Teroris, Indonesia harus Belajar dari New Zealand
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Perjuangan Persik Kediri Kandas

Perjuangan Persik Kediri Kandas
Laga Persik melawan Persela Lamongan.
Kamis, 08 April 2021 00:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BANDUNG - Perjuangan Persik Kediri untuk menembus babak perempat final Piala Menpora 2021 kandas. Pasalnya, Persik hanya mampu bermain imbang melawan Persela Lamongan pada laga terakhir Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/4/2021).

Harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 15 dalam keadaan unggul, mereka berbalik kalah 2-1 di paruh pertama. Dengan kekuatan tersisa Persik Kediri mengejar ketinggalan, hanya satu gol terbalas, skor akhir imbang 2-2.

Mencetak gol cepat lewat aksi Yusuf Meilana sempat menumbuhkan kepercayaan diri Persik Kediri. Sayangnya,  OK John membuat kesalahan di dalam kotak terlarang, pelanggaran yang berbuah kartu kuning kedua--artinya kartu merah--sekaligus penalti.

"Pertandingan tadi sungguh menyakitkan bagi kami, karena target kami menang. Secara taktik dan kerja keras sudah sesuai instruksi. Terbukti dari 12 menit sudah buat gol, akibat sesuatu kita bermain 10 orang, tapi tidak masalah, kita bisa atasi," buka Joko Susilo, pelatih Persik.

Dua gol kebobolan oleh Melvyn Lorenzen buat Persik tertekan, namun justru di babak kedua anak-anak asuhan Gethuk tampil lebih gereget. Hasilnya baru didapat 10 menit jelang bubar, penalti kali ini diberikan wasit Gedion F Dapaherang. Andri Ibo sebagai algojo sukses menempatkan bola di jala gawang Persela yang dikawal Dwi Kuswanto.

"Kita berhasil menutup kekurangan dari 10 pemain kami, dan berhasil mengejar ketertinggalan. Menurut kami di menit terakhir itu penalti karena satu pemain diambil dua orang, tapi saya tetap apresiasi pemain yang tetap kontrol dan kerja keras," begitu apresiasi Joko Susilo.

Kapten kesebelasan Andri Ibo juga mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya di lapangan. Tidak mudah bermain dengan 10 pemain mencari gol penyama dan menyamakan skor.

"Saya sebagai pemain, apresiasi pemain karena walaupun kami 10 orang dari babak pertama setelah OK (John) kartu merah dan kita tetap berjuang sampai babak dua. Saya pribadi apresiasi teman-teman yang kerja keras dan hasil draw ini," katanya. ***

wwwwww