Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Semangat Solidaritas Diperlukan untuk Meredam Meluasnya Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Semangat Solidaritas Diperlukan untuk Meredam Meluasnya Klaster Baru Penyebaran Covid-19
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam suatu kesempatan. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 04 Juni 2021 15:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pasca lebaran 2021 bermunculan klaster penyebaran Covid-19 di sejumlah daerah yang diatasi dengan mengkarantina wilayah tersebut. Solidaritas masyarakat harus dtingkatkan untuk meredam potensi meluasnya penyebaran virus korona tersebut. Demikian diungkapkan Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/6/2021).

"Banyak hal yang bisa dilakukan untuk membangkitkan solidaritas masyarakat saat ini untuk membantu masyarakat yang di tempat tinggalnya sedang diberlakukan pembatasan pergerakan yang ketat," katanya.

Di sejumlah daerah seperti di Bogor, Jawa Barat, Kudus, Jawa Tengah, Malang, Jawa Timur dan DKI Jakarta terdapat sejumlah wilayah yang menerapkan karantina yang ketat untuk meredam potensi penyebaran Covid-19 dari klaster-klaster yang bermunculan itu.

Solidaritas masyarakat, menurut Lestari, bisa dalam bentuk bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak kebijakan karantina wilayah ketat dan konsisten disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

"Saya meyakini, awal dari meluasnya penyebaran Covid-19 di setiap daerah itu adalah abainya kita dalam menjalankan Prokes seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," tandas Rerie, sapaan akrab Lestari.

Sementara itu, bagi para pemangku kepentingan, menurutnya solidaritas bisa direalisasikan antara lain dalam bentuk kecepatan dukungan dan ketepatan menyalurkan bantuan, serta kebijakan yang komperhensif dalam pengendalian Covid-19.

Kunjungan ke klaster-klaster baru di sejumlah daerah, menurut anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, dapat dimanfaatkan juga untuk meng-update data terkait kondisi sosial masyarakat. "Karena, sejumlah strategi pencegahan dan pengendalian Covid-19, harus terus disempurnakan dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan," urainya.

Menurut dia, daerah dengan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19 harus menjadi sasaran sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam disiplin menjalankan Prokes dan vaksinasi Covid-19.

"Bila peningkatan solidaritas masyarakat terjadi, jelas Rerie, dukungan kuat dari para pemangku kepentingan dari sisi peningkatan testing, tracing dan treatments (3T) dalam rangka pengendalian Covid-19 di sejumlah sangat diperlukan," pungkasnya.***

wwwwww