Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
4
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Survei Parameter Politik, Adi Prayitno: Publik Tak Setuju Presiden 3 Periode

Survei Parameter Politik, Adi Prayitno: Publik Tak Setuju Presiden 3 Periode
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno. (foto; Istimewa)
Minggu, 06 Juni 2021 01:34 WIB
JAKARTA - Parameter Politik Indonesia melakukan survei terkait wacana presiden tiga periode. Mayoritas responden menjawab tidak setuju Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabat tiga periode meski masih menjadi calon presiden (capres) favorit untuk 2024.

Dalam pemaparannya, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menjelaskan bahwa publik mayoritas pernah mendengar soal wacana presiden tiga periode. Sikap responden 52,7% tidak setuju terhadap wacana presiden tiga periode, 27,8% setuju, dan 19,5% tidak jawab.

"Baik dikaitkan dengan figur Jokowi atau tidak, secara konsisten data menunjukkan sebagian besar masyarakat menolak wacana presiden 3 periode," kata Adi dalam rilis survei secara daring, Sabtu (5/6/2021).

Responden dalam survei ini kemudian diberi pertanyaan 'Bagaimana pendapat Anda jika Jokowi jadi presiden 3 periode?'. Berikut ini jawabannya:

Setuju 25,3%
Tidak setuju 45,3%
Tidak jawab 29,4%

Responden juga ditanya mengenai sikap terhadap perubahan konstitusi untuk memperpanjang masa jabatan Jokowi. Sebanyak 50,6% responden menyatakan tidak setuju, 23,9% setuju, dan 25,5% tidak jawab.

Namun elektabilitas Jokowi masih tinggi apabila masih bisa mencalonkan diri sebagai capres untuk 2024. Responden dalam survei ini diberi pertanyaan, "Jika pemilihan presiden dilakukan saat ini, dan Presiden Jokowi boleh ikut mencalonkan diri kembali. Siapakah tokoh nasional yang akan Anda pilih menjadi Presiden RI?". Berikut jawabannya.

Jokowi 21,6%
Prabowo Subianto 14,0%
Ganjar Pranowo 11,6%
Anies Baswedan 9,8%
Agus Harimurti Yudhoyono 5,0%
Ridwan Kamil 3,5%
Sandiaga Uno 3,2%
Tidak jawab 18,4%

Adi menyampaikan Jokowi masih menjadi figur tak tergantikan hingga saat ini. Namun, publik masih menghormati tegaknya demokrasi dengan menolak wacana presiden tiga periode.

"Secara langsung dapat disimpulkan bahwa walaupun Jokowi masih menjadi figur tak tergantikan hingga saat ini, namun publiklebih menghormati supremasi hukum dan tegaknya demokrasi dengan menghindari wacana Jokowi tiga periode," jelas Adi.

Survei ini sendiri digelar dari 23-28 Mei 2021 dengan metode telepolling menggunakan kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dengan metode simple random sampling dari 6.000 nomor handphone yang sudah dipilih secara acak dari kerangka sampel yang ada dan disesuaikan dengan proporsi populasi secara gender. Margin of error survei sebesar kurang lebih 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Metropolitan, Voli, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww