Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
19 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Indonesia Tambah Kuota Atlet Olimpiade Tokyo

Indonesia Tambah Kuota Atlet Olimpiade Tokyo
Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Ferry J Kono. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 18 Juni 2021 15:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Indonesia dipastikan mendapat tiga kuota tambahan untuk Olimpiade 2020 Tokyo. Adalah cabang olahraga renang dan atletik yang memperoleh kesempatan tersebut.

Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Ferry J Kono mengatakan tiket didapat berdasarkan kuota negara, di mana renang menerima dua tiket untuk perenang putra dan putri dari jalur Universality Places. Sementara atletik dari jalur Unqualified Athlete.

"Untuk atletik, kami sudah menerima nama dari PB PASI yaitu sprinter putri Alvin Tehupeiory. Sementara renang, kami masih menunggu pengajuan nama dari PB PRSI. Informasi terakhir yang kami terima, mereka ingin melakukan seleknas dulu sebelum mengajukan nama atlet," kata Ferry, Jumat (18/6).

Dengan tambahan kuota tersebut, Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo kini berjumlah 26 atlet. Mereka akan berkompetisi di delapan cabor, yaitu bulu tangkis (11 atlet), angkat besi (5), panahan (2), atletik (2), rowing (2), menembak (1), surfing (1), serta renang (2).

Jumlah ini masih bisa bertambah karena panahan dan voli pantai masih berjuang meraih tiket Olimpiade Tokyo pada kualifikasi terakhir. Panahan menargetkan mendapat tambahan tiket untuk nomor recurve beregu di Piala Dunia 2021 Paris, 19-21 Juni. Sementara tim voli pantai akan turun di Piala Kontinental AVC 2021 di Nakhon Pathom, Thailand, 25-27 Juli.

"Kualifikasi masih berlangsung hingga akhir Juni. Harapan kami, Indonesia bisa menambah tambahan tiket Olimpiade. Kami percaya atlet-atlet Indonesia akan berjuang maksimal di kualifikasi terakhir," ujar Ferry.

"Selain itu, kami juga masih menunggu jawaban dari Federasi Internasional untuk kepastian tiket, contohnya senam."

Pengukuhan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo dijadwalkan berlangsung pada 5 Juli 2021, dilanjutkan pelepasan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Khusus cabang olahraga bulu tangkis dijadwalkan berangkat lebih dulu untuk melakukan training camp di Kumamoto pada 8 Juli. Sementara rombongan besar bersama Chef de Mission (CdM) Rosan P Roeslani berangkat pada 21 Juli.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Non Olympic, Voli, Olympic
wwwwww