Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Jangan Ganggu Kerja Jokowi dengan Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode!

Jangan Ganggu Kerja Jokowi dengan Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode!
Foto Animasi Presiden Jokowi. (Foto: Istimewa)
Rabu, 23 Juni 2021 03:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sebaiknya tidak ada pihak-pihak yang sengaja mengganggu fokus penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan Presiden Joko Widodo dengan isu jabatan presiden tiga periode.

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi juga meminta, jangan ada pihak yang menjerumuskan Jokowi dengan isu-isu yang spekulatif.

"Kami berharap Pak Jokowi tetap diberi keleluasaan memimpin negeri ini sampai masa jabatan berakhir, tidak diganggu oleh isu-isu yang sifatnya isu-isu 'spekulatif'," kata Awiek sapaan akrabnya, Selasa (22/6/2021).

Dijelaskan anggota DPR itu, PPP sebagai bagian koalisi pemerintah masih komitmen mengedepankan konstitusi yang ada, yaitu masa jabatan presiden paling lama dua periode.

Terlebih, sudah ada penolakan jabatan periode ketiga yang disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi.

"PPP tidak ingin mencederai demokrasi, kita sebagai satu kelompok reformasi tentu PPP menjunjung nilai-nilai tinggi demokrasi hasil amandemen UUD 45 yang membatasi masa jabatan presiden," ucap Awiek.***

wwwwww