Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
20 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Nasional

LaNyalla Sebut 5 Langkah Ini Bisa Bantu UMKM Hadapi Pandemi

LaNyalla Sebut 5 Langkah Ini Bisa Bantu UMKM Hadapi Pandemi
Marketplace yang diluncurkan Provinsi Jawa Barat untuk menyelamatkan UMKM di masa pandemi. (foto: dok. ist./antara)
Sabtu, 24 Juli 2021 11:45 WIB
JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyatakan, pemerintah dan semua stakeholder terutama HIPMIKIMDO harus melakukan pendekatan yang berbeda untuk menjaga agar UMKM tetap hidup di masa pandemi saat ini.

Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu berpandangan, setidaknya ada lima langkah yang harus menjadi prioritas Himpunan Pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah Indonesia untuk membantu anggotanya. 

Pertama, kala LaNyalla dalam rilis, Sabtu (24/7/2021), segera mentransformasi pasar dari market space menuju marketplace

"Sehingga mau tidak mau, anggota HIPMIKIMDO harus masuk ke pasar online. Langkah kedua, perkuat networking dengan perbankan sebagai sumber pendanaan karena ciri UMKM sebenarnya cukup cepat untuk melakukan recovery dan set up dengan sentuhan pendanaan yang terjangkau," urai LaNyalla sebagaimana dikutip GoNEWS.co

Langkah ketiga yang harus dilakukan untuk membantu pelaku UMKM adalah menjalin sinergi dengan perguruan tinggi untuk meminta bantuan pelatihan dan transfer pengetahuan tentang digitalisasi kepada para pengusaha kecil di masing-masing wilayah perguruan tinggi tersebut. 

Langkah keempat, dukungan administrasi untuk perizinan dan pendaftaran perusahaan di instansi terkait harus dibantu oleh HIPMIKIMDO. Dengan demikian, setiap anggota akan merasakan manfaat keberadaan HIPMIKIMDO. 

Kemudian langkah kelima yang disampaikan LaNyalla adalah akses seluas-luasnya program Pemulihan Ekonomi Nasional yang diluncurkan Pemerintah. 

"Dan akses seluas-luasnya juga program-program terkait UMKM yang diluncurkan Kamar Dagang dan Industri di semua daerah di Indonesia," tuturnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nusantara, Nasional, Ekonomi
wwwwww