Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Paralimpiade Tokyo 2020

Gagal di Time Trial, M Fadli Fokus 4.000 Meter IP

Gagal di Time Trial, M Fadli Fokus 4.000 Meter IP
M Fadli. (Dok. NPC Indonesia)
Kamis, 26 Agustus 2021 20:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Atlet para balap sepeda andalan Indonesia, M Fadli Immamuddin meraih hasil kurang memuaskan di ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Berlomba dalam kategori C4-C5 nomor time trial 1000 meter putra, M Fadli gagal mencatat waktu tercepat dan hanya finis di urutan-17.

Dalam lomba yang berlangsung di Izu Velodrome, Jepang, Kamis (26/8/2021), Fadli mencatat waktu 1 menit 10,423 detik. Pemenang dalam lomba ini adalah pebalap asal Spanyol, Alfonso Cabello Llamas dengan catatan waktu 1 menit 01,557 detik sedangkan posisi kedua ditempati Jody Cundy dari Inggris Raya dengan catatan waktu 1 menit 01,847 detik. Peringkat ketiga diraih pebalap asal Slovakia, Jozef Metelka.

Catatan waktu Fadli terpaut 8,886 detik dari Llamas yang mencetak rekor dunia baru di nomor 1000 meter kategori C5. Namun secara catatan waktu pribadi, torehan waktu di Paralimpiade tahun ini merupakan catatan waktu terbaik sepajang karier balap sepeda Fadli.

“Secara pribadi, penampilan Fadli hari ini bagus. Ia mampu memperbaiki catatan waktu terbaiknya,” jelas Fadillah Umar, pelatih para balap sepeda Indonesia. “Fadli telah melakukan persiapan yang matang dan telah menunjukan penampilan terbaik,” tambah Fadil, sapaan Fadillah Umar.

Setelah tampil di nomor time trial 1000 meter putra, Fadli masih akan berlomba lagi. Ia kembali akan berlaga di Izu Velodrome pada kategori C4 nomor 4000 meter Individual Persuit (IP), Jumat 27 Agustus 2021.

Fadli masih memiliki peluang untuk berprestasi di nomor 4000 meter individual pursuit. Pasalnya salah satu pesaing terberatnya yakni pebalap asal Inggris Raya, Jody Cundy tidak akan berlomba pada nomor tersebut. Cundy yang merupakan pemegang rekor dunia sekaligus rekor Paralimpiade nomor 1000 meter ini tidak akan berlaga di nomor 4000 meter.

“Dari awal persiapan Fadli memang untuk tampil di nomor 4000 meter karena ia memilki endurance bagus. Dengan absennya Cundy maka membuka persaingan antar pebalap,” kata Fadil.

Dalam catatan pertemuan terakhir, Fadli masih memiliki torehan waktu lebih baik dari Cundy. Prestasi bagus Fadli atas Cundy terjadi pada Kejuaraan Dunia Para Balap Sepeda di Kanada pada tahun 2020. Salah satu pesaing terberat Fadli pada perlombaan nanti akan datang dari Matelka yang merupakan pebalap spesialis di nomor 4000 meter.

Fadli kini berada dalam kondisi prima dan diharapkan besok ia bisa menunjukan penampilan terbaik di Izu Velodrome untuk mengharumkan nama Indonesia. ***

wwwwww